⌂ Beranda News Uber Pangkas 23% Karyawan Divisi SDM dan Fasilitas

Uber Pangkas 23% Karyawan Divisi SDM dan Fasilitas

Uber Pangkas 23% Karyawan Divisi SDM dan Fasilitas
Gedung kantor Uber dengan logo perusahaan
A A Ukuran Teks16px

Uber Technologies Inc. mengumumkan pemangkasan 23 persen tenaga kerja di divisi yang menangani sumber daya manusia, perekrutan, fasilitas tempat kerja, dan budaya perusahaan.

Keputusan ini diumumkan pada Jumat, 5 Juni 2026.

>>> Danantara Pastikan Tata Kelola Ekspor Komoditas SDA Strategis Berjalan Profesional

Pengurangan staf di divisi People and Places tersebut sebagian besar menyasar posisi senior.

Juru bicara perusahaan mengonfirmasi bahwa pemangkasan ini mewakili kurang dari 1 persen dari total 34.000 karyawan Uber secara global, di luar sekitar 10 juta pengemudi mitra kontrak.

Langkah Efisiensi di Bawah Presiden Baru

Restrukturisasi ini bergulir tiga minggu setelah Jill Hazelbaker dipromosikan menjadi presiden sekaligus COO Uber. Tanggung jawab Hazelbaker kini mencakup operasi keselamatan serta tim People and Places.

>>> Kementerian ESDM Usul Subsidi dan Kompensasi Listrik Rp274 Triliun untuk 2027

Kebijakan ini juga diiringi instruksi bagi karyawan HR yang sebelumnya diizinkan bekerja dari rumah untuk kembali ke kantor.

Langkah tersebut diterapkan guna memenuhi kewajiban bekerja dari kantor tiga hari seminggu yang sudah berlaku sejak Juni lalu.

Pihak manajemen mengungkapkan bahwa beberapa bagian dari organisasi internal telah menjadi terlalu rumit dan terfragmentasi. Tanggung jawab yang tumpang tindih muncul seiring pertumbuhan perusahaan.

>>> Harga Emas Antam 5 Juni 2026 Naik Rp 11.000 Jadi Rp 2.770.000 Per Gram

Berbeda dengan korporasi teknologi lain yang melakukan PHK demi investasi kecerdasan buatan (AI), Uber menerapkan pengurangan secara terarah untuk menekan pengeluaran.

Meskipun ada pemangkasan, perusahaan saat ini masih membuka lowongan untuk lebih dari 800 posisi, termasuk untuk proyek komersialisasi robotaxi.

CEO Dara Khosrowshahi dalam memo internal mengatakan, "Perubahan ini diperlukan untuk memaksimalkan efektivitas tim People dan potensi besar yang ada di depan kita."

>>> TMMIN Hibahkan Tiga Ambulans Toyota Kijang Innova ke RSUD Muda Sedia

Langkah pengurangan tenaga kerja ini bukan pertama kalinya; kebijakan serupa yang menargetkan tim perekrutan serta anak perusahaan Cornershop pernah dilakukan pada tahun 2023.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru