⌂ Beranda News Baird Naikkan Target Harga Saham Roku ke $160 Usai Pertumbuhan Pendapatan Kuat

Baird Naikkan Target Harga Saham Roku ke $160 Usai Pertumbuhan Pendapatan Kuat

Baird Naikkan Target Harga Saham Roku ke $160 Usai Pertumbuhan Pendapatan Kuat
Logo Roku pada perangkat streaming
A A Ukuran Teks16px

Baird, firma keuangan, meningkatkan target harga saham Roku, Inc. (NASDAQ:ROKU) dari $130 menjadi $160 pada 11 Mei.

Firma tersebut juga mempertahankan peringkat "Outperform" untuk saham perusahaan platform streaming televisi itu.

>>> Circle Internet Group Catat Kenaikan Pendapatan 20% Meski Laba Bersih Turun

Penyesuaian target ini menyusul proyeksi keuangan terbaru dari Roku.

Perusahaan menaikkan prospek pendapatan platform setahun penuh menjadi pertumbuhan 21% mencapai $5 miliar, naik dari perkiraan sebelumnya sebesar 18%.

Proyeksi yang lebih tinggi itu mendorong kenaikan nilai saham sebesar 10% dalam perdagangan lanjutan.

>>> IRS Tetapkan Batas Waktu Pelaporan Pajak untuk Individu dan Bisnis Tahun 2025

Pada kuartal pertama, pendapatan platform Roku melonjak 28% menjadi $1,13 miliar, melampaui estimasi rata-rata analis sebesar $1,01 miliar yang dikompilasi oleh LSEG.

Peningkatan ini didorong oleh pergeseran anggaran pengiklan ke lingkungan televisi terhubung (connected TV).

Selain pertumbuhan finansial, Roku juga memperluas pangsa pasarnya dengan melampaui 100 juta rumah tangga streaming secara global.

>>> Donald Trump Beli Saham Palantir Technologies Sebelum Puji Perusahaan di Truth Social

Capaian ini mencerminkan perubahan preferensi konsumen dan alokasi iklan perusahaan di seluruh industri. Meskipun divisi platform menunjukkan tren positif, segmen perangkat justru mengalami kontraksi.

Pendapatan dari perangkat keras menurun 16% year-over-year menjadi $118 juta pada periode yang sama.

Roku juga memperingatkan bahwa kenaikan biaya memori diperkirakan akan berdampak negatif pada margin laba perusahaan pada paruh kedua tahun ini.

>>> Kenaikan Biaya Pupuk Ancam Harga Pangan Global

Saat ini, Roku membagi operasi bisnis intinya ke dalam dua segmen: Divisi Platform dan Divisi Perangkat.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru