Pasar perumahan AS telah mandek selama hampir dua tahun. Suku bunga hipotek tetap tinggi, pemilik rumah enggan menjual, dan pembeli kesulitan membeli.
Namun, Home Depot (HD) justru tetap bertahan dan menghasilkan arus kas yang stabil.
>>> Summer Spellman Resmi Didakwa atas Pembunuhan Theo Silverton di Coronation Street
Morgan Stanley dalam catatan terbarunya menjelaskan paradoks ini.
Firma tersebut mempertahankan peringkat overweight dan target harga $420 untuk saham Home Depot setelah laporan kuartal pertama fiskal 2026.
Hasil kuartal pertama memang tidak luar biasa. Saham HD turun 9,14% year-to-date, sementara S&P 500 naik 8,58%.
Namun, Morgan Stanley melihat diskon ini sebagai peluang, menyebutnya sebagai "saham siap pakai tanpa perputaran."
>>> Saham Walmart Anjlok 7,3% Setelah Proyeksi Pertumbuhan Konservatif
Kinerja Q1 2026 Home Depot
Home Depot melaporkan hasil kuartal pertama fiskal 2026 pada 19 Mei. Penjualan bersih mencapai $41,8 miliar, naik 4,8% year-over-year.
Penjualan komparatif naik 0,6%, dan penjualan komparatif AS naik 0,4%.
Laba per saham dilusian disesuaikan sebesar $3,43, turun dari $3,56 pada periode yang sama tahun lalu.
Perusahaan menegaskan kembali panduan fiskal 2026 secara keseluruhan, dengan pertumbuhan penjualan total 2,5% hingga 4,5% dan pertumbuhan penjualan komparatif sekitar flat hingga 2,0%.
>>> Survei Schroders: 35 Persen Pensiunan Hadapi Ketidakpastian Identitas Diri
CEO Ted Decker mengatakan permintaan mendasar relatif sama dengan sepanjang fiskal 2025, meskipun ada ketidakpastian konsumen dan tekanan keterjangkauan perumahan.
Kelebihan laba per saham berasal dari kinerja SG&A yang lebih baik sekitar 40 basis poin dari perkiraan, mengimbangi penurunan margin kotor 77 basis poin year-over-year.
Morgan Stanley mencatat bahwa pasar salah memodelkan kontraksi margin kotor relatif terhadap deleverage SG&A, sehingga hasil sebenarnya sesuai dengan ekspektasi Home Depot sendiri.
Margin kotor Q2 2026 diperkirakan turun sekitar 25 basis poin year-over-year, mengingat penurunan Q1 sebesar 77 basis poin dan panduan manajemen bahwa margin kotor paruh pertama akan turun sekitar 50 basis poin secara total.
>>> Bond Ladders via TIPS: Jembatan Pensiun yang Kuat
Analisis lalu lintas dan tiket Home Depot menjadi sorotan utama dalam catatan Morgan Stanley. Detail lebih lanjut mengenai hal ini perlu diperhatikan.
