⌂ Beranda News Episode Tiga Dutton Ranch: Wabah Penyakit Sapi dan Konflik Lokal

Episode Tiga Dutton Ranch: Wabah Penyakit Sapi dan Konflik Lokal

Episode Tiga Dutton Ranch: Wabah Penyakit Sapi dan Konflik Lokal
Adegan dari Dutton Ranch episode tiga dengan wabah penyakit sapi dan ketegangan
A A Ukuran Teks16px

Episode ketiga serial televisi Dutton Ranch yang berjudul "Act of God Business" menyajikan krisis yang semakin meningkat.

Tokoh utama menghadapi wabah penyakit ternak yang menghancurkan dan persaingan komunitas yang mengakar di kota Rio Paloma.

>>> Netflix Ungkap Detail Klimaks dan Nasib Karakter di Final Season The Boroughs

Dokter hewan Everett McKinney menemukan kasus berbahaya penyakit mulut dan kuku (PMK) di properti setelah memeriksa seekor sapi jantan yang harus dieutanasia oleh Rip Wheeler karena mulut berbusa dan kuku berdarah.

Virus yang sangat menular ini berpotensi menyebar ke seluruh kawanan. Rip, Everett, Azul, dan Zachariah segera memisahkan hewan-hewan tersebut dan mengamati mereka di padang rumput baru semalaman.

Rip mengungkapkan kemarahan yang mendalam atas perkembangan mendadak ini.

Ia mencatat bahwa wilayah tersebut belum pernah melihat penyakit ini selama beberapa dekade dan sangat curiga tentang bagaimana infeksi itu bisa sampai ke peternakan.

Manajemen peternakan meninjau kemungkinan penyebab wabah, mulai dari vektor lingkungan hingga sengaja memasukkan hewan yang sakit untuk menghancurkan mata pencaharian mereka.

Saat menyelidiki sumbernya, Rip memfokuskan perhatian pada hewan tertentu yang ia dan Beth Dutton beli di lelang pada episode sebelumnya.

Sementara itu, Buelah Jackson menyampaikan pidato penghormatan untuk seorang mantan petugas hukum di kapel Methodist. Ia menyoroti unsur kriminal historis yang mendefinisikan komunitas lokal.

>>> Apple TV Rilis Serial Horor Komedi Widows Bay, Kisahkan Walikota di Pulau Terkutuk

"Rio Paloma adalah kota para penjahat dan pencuri ternak," kata Buelah Jackson.

Sherif baru, Handy Wade, mengamati kebaktian dari bangku dan kemudian mengeluarkan peringatan kepada Jackson mengenai situasi yang sedang berlangsung di bunkhouse-nya.

Jackson menanggapi dengan mengingatkan petugas hukum itu tentang dukungan finansial besar yang diberikan organisasinya selama kampanye politiknya.

Dalam alur cerita terpisah, Beth mengunjungi restoran steak kelas atas di Dallas untuk mengamankan perjanjian penjualan dari peternakan ke meja menggunakan potongan daging sapi khusus yang disiapkan oleh Claudio, tukang daging.

Manajer restoran langsung menunjukkan keakraban dengan warisan keluarga. Ini adalah pertama kalinya seorang karakter dalam serial tersebut secara langsung merujuk pada Yellowstone Ranch.

Bersamaan dengan itu, karakter Carter membolos sekolah untuk menghabiskan waktu bersama Oreana. Oreana mengungkapkan bahwa perilaku mengganggunya adalah upaya yang disengaja untuk membuat neneknya, Buelah Jackson, kesal.

"Mengapa kamu berkencan dengan seseorang yang sangat kamu benci?" tanya Carter.

>>> Dick Parry, Saksofonis Pink Floyd, Meninggal di Usia 83

Oreana mengelak dari pertanyaan itu dengan seringai sebelum meminta Carter untuk campur tangan dalam dinamika hubungannya yang rumit.

"Mengapa kamu tidak menyelamatkanku?" tanya Oreana.

Narasi kemudian beralih ke konfrontasi tegang di peternakan ketika seorang wanita bersenjata dan tertekan datang mencari balas dendam terhadap Zachariah Moss atas kecelakaan fatal di masa lalu.

Zachariah, yang menjalani hukuman penjara karena secara tidak sengaja menyebabkan kematian seorang gadis lokal selama hubungan rahasia, berlutut di depan senjata dan memberi isyarat bahwa ia siap menghadapi konsekuensinya.

"Aku siap," kata Zachariah Moss.

Rip dengan cepat melucuti senjata wanita itu, meredakan situasi, dan mengeluarkan peringatan keras kepada Zachariah tentang keaslian reformasi pribadinya.

"Zachariah, doamu sebaiknya tidak hanya untuk pertunjukan atau aku akan menembakmu sendiri," kata Rip Wheeler.

>>> Netflix Tayangkan Thriller Kriminal Killer Joe, Matthew McConaughey Jadi Sorotan

Episode ini juga menampilkan lagu "'Til the Goin' Gets Gone" oleh penyanyi-penulis lagu asal Kanada, Lindi Ortega, dan menggambarkan interaksi dingin antara Buelah Jackson dan Everett McKinney setelah upacara pemakaman.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru