Penulis lagu asal Inggris, Paul Weller dan Elvis Costello, memberikan penghormatan kepada Paul McCartney dengan berbagi pengalaman dan lagu favorit dari ikon musik tersebut pada Mei 2026.
Hal ini dilakukan menjelang perilisan album baru McCartney akhir bulan ini.
>>> Jim Cramer Sarankan Kehati-hatian pada Saham Vertiv Holdings
Menurut MOJO, McCartney akan merilis album barunya, "The Boys Of Dungeon Lane," setelah perjalanan musik selama 70 tahun yang menelusuri hidupnya dari Liverpool hingga The Beatles dan Wings.
Kenangan Paul Weller dengan McCartney
Paul Weller mengenang pertama kali melihat The Beatles saat pertunjukan Royal Command pada November 1963. Kekagumannya saat itu memengaruhi keputusannya untuk bermain musik.
"Kapan Paul McCartney memasuki hidup saya? Itu pada November 1963 – pertunjukan Royal Command.
Ibu saya membeli singel – pasti She Loves You – tapi itu pertama kalinya saya melihat mereka di TV. Dan itu sudah cukup bagi saya.
Bahkan di usia lima tahun saya pikir, 'Ini luar biasa,' dan itu tidak pernah berubah bagi saya," ujar Weller.
Weller menekankan bahwa The Beatles mengajarinya tentang kekuatan imajinasi dan inovasi. Pilihan artistik mereka menginspirasinya untuk melihat melampaui lingkungan sekitarnya.
"The Beatles mengajari saya segalanya: secara musikal, tetapi juga tentang kekuatan imajinasi.
Lihatlah ke luar tembok desa atau kota kecil Anda, untuk melihat bahwa ada sesuatu di luar sana.
Dan pertanyakan segalanya: Anda tidak harus menerima apa yang seharusnya Anda terima. Mereka adalah segalanya dan mereka masih seperti itu.
Bono bilang mereka adalah Big Bang dan saya pikir itu benar. Lupakan Elvis.
The Beatles menulis lagu mereka sendiri, mereka mandiri, mereka memimpin jalan," catat Weller.
Weller mengungkapkan kekagumannya pada inovasi rekaman awal McCartney, terutama lagu "Tomorrow Never Knows" yang baru saja didengarnya di studio rekaman.
"Bahkan beberapa hari lalu, seseorang memutar Tomorrow Never Knows di studio dengan speaker besar. Entah sudah berapa kali saya mendengarnya, tapi saya langsung berpikir, 'Fuuucking hell!
Apakah ada yang lebih baik dari lagu ini?' Dan ini bahkan belum empat tahun setelah Please Please Me.
Langkah raksasa, inovasi luar biasa dalam waktu yang begitu singkat..." jelas Weller.
>>> Lowe's vs Home Depot: Mengapa DIY Menang di Pasar Renovasi Rumah
Weller menceritakan bahwa namanya diubah menjadi Paul oleh ibunya tak lama setelah lahir. Hal itu membuatnya selalu mencari hubungan pribadi dan perbandingan dengan McCartney semasa muda.
"Kapan saya mulai menjadi 'Paul'? Itu karena ibu saya.
Saya dibaptis John tapi ibu saya berubah pikiran dua minggu kemudian dan mulai memanggil saya Paul, dan saya sangat senang dia melakukannya.