Aktor Hollywood Paul Rudd dan Nick Jonas berkolaborasi dalam film komedi musik terbaru berjudul Power Ballad.
Film ini disutradarai oleh John Carney, yang dikenal lewat film Once dan Sing Street.
>>> Nvidia Siap Rilis Laporan Kuartal Pertama: Fokus pada Buyback dan Chip Generasi Baru
Power Ballad akan debut di bioskop terpilih pada 29 Mei, kemudian meluas secara nasional pada 5 Juni. Tiket pra-penjualan sudah tersedia sejak 21 Mei.
Film ini berkisah tentang Rick (Rudd), seorang mantan musisi rock keliling yang kini menjadi penyanyi pernikahan.
Ia ingin membalas dendam terhadap Danny (Jonas), seorang mantan personel boy band yang mengklaim kepemilikan lagu power ballad yang belum dirilis milik Rick.
Power Ballad menampilkan musik orisinal dan mendapat skor 88 persen dari kritikus di Rotten Tomatoes setelah pemutaran perdana di SXSW Film Festival.
Reaksi Keluarga Rudd
Dalam pemutaran di New York City pada 19 Mei, Rudd mengungkapkan reaksi keluarganya terhadap perannya bersama Jonas.
Putranya Jack (20) dan putrinya Darby (16) umumnya tidak terpengaruh oleh karier Hollywood sang ayah.
"Saya pikir putri saya terkesan karena saya bisa bertemu Nick Jonas," kata Rudd. Ia menambahkan bahwa anak-anaknya memiliki perspektif yang membumi terhadap profesinya.
"Mereka seperti, 'Ini pekerjaan ayah.'"
Rudd menjelaskan bahwa proses kreatif menuntutnya tampil di luar zona nyaman. "Mereka punya hal lain yang perlu dikhawatirkan, dan itu tidak masalah bagi saya.
>>> Dorian LPG Catat Kinerja Keuangan Kuartal IV yang Kuat
Saya pikir itu bagus, tapi diam-diam mereka bangga," ujarnya.
Kolaborasi Musikal
Hubungan di layar dimulai dengan kolaborasi musikal sebelum berubah menjadi permusuhan karena sengketa lagu.
"Ada adegan di film di mana kami pertama kali bertemu dan mulai bermain serta menulis bersama, dan itu adalah hal pertama yang Nick dan saya syuting bersama," kata Rudd.
Rudd memuji profesionalisme dan keahlian musik Jonas. "Kami saling mengenal sebagai pribadi sambil mengenal satu sama lain sebagai karakter, dan rasanya sangat mudah.
Kami langsung cocok," ujarnya.
Film ini menuntut Rudd menunjukkan kemampuan menyanyinya, sebuah pengalaman yang ia gambarkan menantang. "Maksudku, dia yang asli.
Jadi selalu sedikit menegangkan melakukan itu dengan seseorang yang menjalani profesi ini. Tapi dia hebat, dan itu sangat menyenangkan," kata Rudd.
Rudd mengaku lama mengapresiasi musik meski bukan vokalis profesional. "Itu agak di luar zona nyaman saya.
Saya tentu suka musik, saya suka bernyanyi, tapi maksud saya, saya bukan penyanyi atau apa pun.
>>> Analog Devices Catat Pendapatan Rekor $3,62 Miliar Didorong Sektor Industri dan Data Center
Tapi saya suka memerankan bagian ini, dan saya yakin, di level tertentu—kita semua bermimpi menjadi bintang rock," ujarnya.
Jonas mengungkapkan antusiasme besar untuk berkolaborasi dengan Carney.
"Saya pikir bagi kami berdua, kami adalah penggemar berat John Carney, dan semua filmnya—Once, Sing Street—mereka memiliki nuansa cerita yang menghangatkan hati, dan membuat Anda merasa baik, tapi biasanya dengan pesan yang nyata," kata Jonas.
Jonas menekankan bahwa film ini menggabungkan kedalaman emosional dengan soundtrack yang memikat.
"Saya pikir film ini memiliki beberapa pesan yang benar-benar saya resonansi, dan di atas itu, musiknya benar-benar luar biasa, menakjubkan," ujarnya.
Sutradara John Carney mengungkapkan kepada The Hollywood Reporter bahwa inspirasi karakter Rudd berasal dari pertemuan tak sengaja di pinggiran kota Dublin.
"Dia memiliki gaya jalan bintang rock, tapi seperti bintang rock yang belum terjadi," kata Carney.
Gaya hidup karakter tersebut memunculkan banyak pertanyaan kreatif yang mendorong pengembangan naskah.
"Dia adalah pria yang melakukan apa yang dicari setiap penulis, yaitu melemparkan banyak pertanyaan yang perlu Anda jawab.
>>> Dua Lipa Rilis Konser Film dan Album Live dari Final Tur Meksiko
Kapan dia berkata, 'Saya baik-baik saja tidak menjadi Bono?'" ujar Carney.