Fakemink, rapper alternatif asal Inggris, akan merilis album studio terbarunya yang bertajuk Terrified pada Jumat, 22 Mei 2026.
Album ini menandai tonggak penting dalam kariernya yang melesat dari sukses bawah tanah ke panggung global.
>>> Jim Cramer Sarankan Investor Kurangi Porsi Saham Axon Enterprise
Artis asal Essex ini dikenal setelah album London's Saviour pada 2023 menjadi viral dan ia tampil berturut-turut di festival Coachella.
Menjelang perilisan, ia mengadakan acara pop-up khusus untuk penggemar di West London pada 21 Mei.
Konsep Album yang Unik
Menurut laporan Clash Magazine, Terrified memiliki struktur konseptual yang menyerupai perjalanan dunia bawah. Daftar lagu telah bocor di internet dan berbagai format fisik tersedia untuk pre-order.
Dalam wawancara dengan Zane Lowe di Apple Music, fakemink menekankan proses kreatif independennya. Ia membangun hampir seluruh proyek dari awal, kecuali dua lagu yang mengandung sampel.
"Alasan saya sangat bangga adalah karena saya membuat semua ini dari awal. Kecuali dua lagu yang memiliki sampel.
Saya berusaha memotong sampel seperti yang saya lakukan di 'London Saviour' agar tersamarkan dengan baik," ujar fakemink.
Ia menjelaskan evolusi tematik album ini, dari frekuensi rendah yang gelap hingga soundscape ambien di lagu terakhir. "Saya ingin album ini memiliki evolusi sonik yang dimulai dari neraka.
Mulai dari frekuensi rendah, drum seperti ritual, dan tema nafsu serta kesombongan. Delapan lagu pertama pada dasarnya saya menikmati tujuh dosa mematikan.
Kemudian frekuensi rendah menghilang. Di lagu terakhir, 'Etna', tidak ada drum atau frekuensi rendah.
Hanya frekuensi tinggi tanpa drum. Ini diharapkan menjadi seambien mungkin.
Pergi dari neraka ke surga," jelasnya.
Pengaruh dan Kolaborasi
Dalam wawancara terpisah dengan Dazed Digital, fakemink mengungkapkan detail produksi album, fitur tersembunyi, dan pengaruh berat dari era UK drill 2018-2020.
Saat memperdengarkan materi baru, ia sempat menghentikan lagu cloud rap untuk menggoda penampilan tamu yang tidak disebutkan.
>>> Jim Cramer Sarankan Investor Tahan Saham Palantir Technologies
"Yang ini memiliki fitur rahasia yang belum bisa saya bagikan," bisik fakemink. Ia menambahkan bahwa kolaborator tersebut sama sekali tidak tahu dirinya dimasukkan dalam versi final lagu.
"Bahkan dia belum mendengarnya."
Mengenai gaya vokalnya, ia menyebut grup grime seperti Skepta dan JME, serta grup drill 67 sebagai referensi kreatif utama.
"Saat mengerjakan London's Saviour, saya banyak mendengarkan grime. Sekarang, hanya drill.
Era drill 2018-2020 itu nostalgia bagi saya, mengingatkan saya saat SMP. Saya suka UK drill.
Beberapa lagu sangat catchy, melodinya seperti lagu pop," katanya.
Ia juga memuji artis bawah tanah seperti Sinn6r yang mengadaptasi irama lama untuk pendengar modern. "Banyak UK drill yang tidak hanya sliding 808 standar.