⌂ Beranda News Indeks Saham AS Melonjak Lebih dari 1 Persen, Hentikan Tren Penurunan Tiga Hari

Indeks Saham AS Melonjak Lebih dari 1 Persen, Hentikan Tren Penurunan Tiga Hari

Indeks Saham AS Melonjak Lebih dari 1 Persen, Hentikan Tren Penurunan Tiga Hari
Grafik saham menunjukkan kenaikan di layar digital
A A Ukuran Teks16px

Indeks saham utama Amerika Serikat mencatat rebound signifikan pada Rabu, mengakhiri tren penurunan tiga hari berturut-turut.

Pasar keuangan rally setelah investor bereaksi positif terhadap penurunan imbal hasil Treasury dan penurunan harga minyak mentah yang mencolok.

>>> Wall Street's Favorite Growth Story: The Massive Spending on AI Infrastructure

Indeks Nasdaq yang padat teknologi memimpin momentum kenaikan dengan melonjak 400 poin, atau 1,5 persen, ke posisi 26.270.

Dow Jones Industrial Average melonjak 645 poin, atau 1,3 persen, ke 50.009, sementara S&P 500 naik 79 poin, atau 1,1 persen, ke 7.433.

Sentimen pasar membaik setelah imbal hasil acuan Treasury 10 tahun turun dari puncak 16 bulan terakhir. Penurunan ini mengurangi tekanan yang membebani saham pertumbuhan pada sesi sebelumnya.

Harga minyak mentah juga anjlok setelah laporan bahwa pemerintah AS sedang menyelesaikan negosiasi potensial untuk kesepakatan damai Timur Tengah.

Perkembangan ini meredakan kekhawatiran pasar tentang tekanan inflasi energi.

>>> Pendapatan Nvidia Kuartal I Diprediksi Tembus US$79 Miliar

Meskipun terjadi rally luas, perhatian Wall Street tetap terfokus pada Nvidia. Raksasa semikonduktor itu dijadwalkan mengumumkan laporan pendapatan setelah penutupan bursa.

Pasar memandang laporan Nvidia sebagai tolok ukur kritis untuk perdagangan kecerdasan buatan dan keberlanjutan rally teknologi yang lebih luas.

Selain laporan Nvidia yang sangat dinanti, pendapatan perusahaan dari Intuit Inc. dan e. l.

f. Beauty, Inc. juga menjadi perhatian investor.

Dalam pengumuman korporat, Power Metallic Mines Inc memperluas operasinya ke Arab Saudi melalui kemitraan eksplorasi baru. Inisiatif ini bertujuan membangun platform pertambangan regional yang terukur.

>>> Cerebras Systems Raup Rp 89 Triliun dari IPO, Saham Sempat Melonjak

American Resources Corp menyelesaikan restrukturisasi korporatnya. Perusahaan berhasil bertransisi dari produsen batubara metalurgi menjadi perusahaan rantai pasokan mineral tanah jarang dan mineral kritis.

Grey Matters Health menandatangani letter of intent non-binding dengan Catalyst MedTech. Perjanjian tersebut mencakup rencana penyediaan minimal 200 PET scan otak untuk uji klinis penyakit Alzheimer di Tampa.

Sonoro Gold Corp mengungkapkan rencana penempatan pribadi non-brokered senilai 10 juta dolar Kanada. Dana tersebut akan membiayai pengembangan berkelanjutan di proyek emas Cerro Caliche di Meksiko.

88 Energy Ltd mengonfirmasi bahwa sumur eksplorasi Augusta-1 di North Slope Alaska berjalan sesuai jadwal. Perusahaan memperkirakan pengeboran pada kuartal pertama 2027.

Nova Minerals Ltd menyoroti strategi mineral kritis domestiknya selama Konferensi Energi Berkelanjutan Alaska 2026.

>>> Saham CAVA Group Naik Usai Laba Kuartal I Lampaui Ekspektasi

Perusahaan sedang melanjutkan rencana strategis untuk membangun rantai pasokan antimon yang terhubung dengan aset Estelle di Alaska.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru