⌂ Beranda News Saham AS Tertekan Geopolitik dan Laporan Emiten

Saham AS Tertekan Geopolitik dan Laporan Emiten

Saham AS Tertekan Geopolitik dan Laporan Emiten
Grafik saham Wall Street menurun
A A Ukuran Teks16px

Wall Street mengalami penurunan pada Kamis (16/5) setelah investor mencermati perkembangan geopolitik dan laporan keuangan emiten besar.

Indeks S&P 500 turun 0,3%, sementara Nasdaq Composite yang sarat teknologi merosot 0,4%. Dow Jones Industrial Average sempat positif namun akhirnya turun 0,2%.

>>> Williams Sonoma Catat Pendapatan $1,81 Miliar di Kuartal I 2026

Ketegangan AS-Iran Kembali Memanas

Investor bereaksi terhadap arahan pemimpin tertinggi Iran yang menyatakan bahwa uranium tingkat senjata milik negara itu tidak boleh dikirim ke luar negeri.

Hal ini menimbulkan keraguan atas kemajuan perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran.

Presiden Trump sebelumnya mengindikasikan bahwa resolusi dengan Iran bisa segera tercapai dan bersedia menunggu "beberapa hari" sementara Iran meninjau proposal damai terbaru AS.

Namun, komentar terbaru pemimpin tertinggi Iran berpotensi mengganggu perkembangan yang telah dicapai.

>>> Bluey Minisodes Raise Questions About the Series' Future Direction

Di sektor energi, harga minyak naik dengan Brent crude kembali ke atas $107 dan WTI AS menembus $100 seiring kebuntuan kesepakatan damai.

Laporan Nvidia dan SpaceX Jadi Sorotan

Penurunan saham teknologi terjadi setelah Nvidia merilis laba yang melampaui ekspektasi pada Rabu sore.

Raksasa kecerdasan buatan itu juga memberikan prospek penjualan chip yang optimis, meskipun sebagian investor berharap sinyal permintaan yang lebih kuat.

SpaceX juga mengajukan pernyataan pendaftaran S-1 ke SEC, memberikan gambaran langka tentang keuangan perusahaan.

Walmart dan Data Ekonomi

Musim laporan keuangan pekan ini diramaikan oleh sejumlah peritel besar.

>>> Sirios Resources Mulai Pengeboran Emas di Proyek Cheechoo Quebec

Walmart melaporkan pendapatan dan laba per saham di atas estimasi pada Kamis, namun sahamnya turun 2% di perdagangan pra-pasar karena prospek kuartal kedua sedikit di bawah ekspektasi.

Pada kuartal pertama, Walmart mencatat pertumbuhan penjualan toko yang sama sebesar 4,1% di AS, di atas perkiraan 3,85%.

Lalu lintas pejalan kaki, ukuran tiket, dan pertumbuhan e-commerce 26% mendorong hasil tersebut.

Pendapatan naik 7,3% menjadi $177,8 miliar, di atas perkiraan $174,8 miliar, sementara laba disesuaikan mencapai $0,66 sesuai estimasi.

>>> Ella Bleu Travolta Joins Father John at Cannes to Promote New Apple TV Film

Dari sisi data ekonomi, klaim pengangguran awal naik menjadi 209.000 pada pekan yang berakhir 16 Mei, di bawah ekspektasi pasar 210.000 klaim.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru