Rally saham teknologi baru-baru ini terhenti pada Kamis setelah investor fokus pada laporan keuangan terbaru Nvidia dan sejumlah berita industri besar.
Nvidia melampaui ekspektasi pasar pada Rabu, didorong oleh permintaan pusat data AI yang melonjak dan persaingan ketat di antara produsen semikonduktor.
>>> Suku Bunga Hipotek AS Naik Melebihi 6,5% Setelah Penurunan Pasar Obligasi
Perusahaan chip itu juga mengumumkan kenaikan dividen triwulanan menjadi $0,25 per saham.
SpaceX Ajukan IPO
Pada Rabu sore, perusahaan antariksa Elon Musk, SpaceX, mengajukan prospektus IPO S-1 ke Securities and Exchange Commission (SEC).
>>> A Martinez Ungkap Marcy Walker Hadapi Masalah Kesehatan Serius
Dokumen tersebut mengungkap pendapatan SpaceX sebesar $18,67 miliar pada 2025, dengan kerugian operasional $2,58 miliar pada periode yang sama.
Saham komputasi kuantum naik signifikan pada Kamis setelah pemerintahan Trump setuju menyuntikkan $2 miliar ke perusahaan sektor ini, termasuk IBM, GlobalFoundries, dan D-Wave, dengan imbalan saham.
>>> Telecom Italia Hapus Dua Kelas Saham untuk Tekan Biaya Perusahaan
Di sektor AI, laporan The Information menyebutkan Anthropic sedang berdiskusi dengan Microsoft untuk menggunakan chip AI khusus perusahaan tersebut.
Kekhawatiran pasar mereda setelah karyawan Samsung menunda rencana mogok 18 hari di pabrik chip memori terbesar di dunia.
>>> Union Pacific Ajukan Ulang Akuisisi Norfolk Southern US$85 Miliar
Menurut kantor berita Yonhap, penundaan itu mencegah gangguan parah pada ekonomi domestik Korea Selatan dan rantai pasokan global yang bergantung pada silikon Samsung.