Wall Street kesulitan mengevaluasi platform pialang digital Webull (NASDAQ:BULL), seperti dilaporkan Detik Finance.
Perusahaan mencatat 26 juta pengguna terdaftar, aset nasabah senilai $24,6 miliar, dan pertumbuhan pendapatan tahunan 53,4% pada kuartal keempat.
>>> Trane Technologies Naikkan Prospek Keuangan Ditopang Permintaan Pusat Data AI
Meski demikian, saham Webull saat ini diperdagangkan di $7, turun 41,23% dalam setahun terakhir.
CEO Anthony Denier mengambil sejumlah langkah strategis, termasuk meluncurkan mesin kecerdasan buatan Vega, memperluas layanan ke Hong Kong dan Korea, serta mendapatkan persetujuan program pembelian kembali saham.
Data pasar menunjukkan saham Webull telah turun 9,91% sejak awal tahun dan turun 0,28% dalam sepekan terakhir, meski pulih 4,17% dalam sebulan terakhir.
Short interest saham ini meningkat 15,3% bulan ke bulan, mencapai sekitar 19,9 juta lembar saham.
Kekhawatiran investor terkait eksposur payment for order flow, pengawasan ketat terkait hubungan dengan China, dan lingkungan regulasi yang dapat membatasi ekspansi kelipatan.
>>> Spacex Ajukan IPO dengan Pendapatan Melonjak tapi Rugi Membengkak
Selain itu, laba bersih kuartal keempat anjlok 72% tahun ke tahun, didorong oleh belanja pemasaran yang meningkat lebih dari dua kali lipat.
Saham ini menunjukkan volatilitas tinggi dengan rentang harga 52 minggu dari $4,50 hingga $18,32, yang tidak tercermin sepenuhnya oleh beta 0,604.
Target Analis dan Proyeksi Pertumbuhan
Analis Wall Street mempertahankan target konsensus $11,67 per saham, dengan 3 rating Beli, 0 Tahan, dan 0 Jual.
Meskipun sentimen sepenuhnya bullish, potensi kenaikan terbatas pada 66,71%.
Model analitis memproyeksikan nilai dasar $7,82 dengan keyakinan 90%, mewakili kenaikan 11,66%.
Proyeksi jangka panjang menunjukkan skenario bullish optimistis $20,15 pada Mei 2027, berbanding dengan baseline bearish $6,69.
>>> Ellington Credit Reports Q1 2026 Loss Amid CLO Market Turmoil
Untuk mencapai target $25 dari level $7, diperlukan apresiasi harga 257,1%.
Dengan estimasi laba per saham forward $0,08, target $25 mengimplikasikan rasio P/E forward agresif 313x.
Proyeksi dasar $7,82 sudah membutuhkan kelipatan 88x, sehingga target lebih tinggi memerlukan ekspansi kelipatan tambahan 225x.
Trajektori valuasi agresif ini bergantung pada percepatan EPS yang signifikan di atas estimasi konsensus saat ini.
Metrik operasional mendukung potensi percepatan, karena pendapatan operasional melonjak 507% selama tahun fiskal 2025.
>>> Kroger Potong Harga, Saham Costco Tertekan
Kerangka keuangan juga disesuaikan dengan penghapusan persyaratan Pattern Day Trader oleh SEC dan otorisasi dewan untuk program pembelian kembali saham senilai $100 juta.