⌂ Beranda News Kevin Warsh Hadapi Tekanan Inflasi dan Imbal Hasil Obligasi yang Meningkat

Kevin Warsh Hadapi Tekanan Inflasi dan Imbal Hasil Obligasi yang Meningkat

Kevin Warsh Hadapi Tekanan Inflasi dan Imbal Hasil Obligasi yang Meningkat
Gedung Federal Reserve di Washington DC
A A Ukuran Teks16px

Imbal hasil Treasury 10 tahun naik ke 4,67% dari 4,39% pada pertengahan Mei 2026.

Kenaikan ini didorong oleh harga minyak mendekati USD 100 per barel dan data inflasi yang masih tinggi.

>>> Spacex Ajukan IPO untuk Kumpulkan 75 Miliar Dolar AS

Kondisi ini menghalangi pemangkasan suku bunga meskipun Presiden Trump sebelumnya menuntut penurunan suku bunga. Calon Gubernur Federal Reserve Kevin Warsh kini menghadapi ekonomi yang terkendala inflasi.

Tekanan dari Pasar Obligasi

Imbal hasil Treasury 30 tahun mencapai 5,18% pada 19 Mei, naik dari 4,97% di awal bulan.

Pergerakan ini terjadi tanpa tindakan dari The Fed.

>>> Saham USA Rare Earth Melonjak Usai Raih Pendanaan Departemen Energi AS

Pasar obligasi bergerak karena investor melihat harga minyak, perang, dan data inflasi. Mereka menuntut imbal hasil lebih tinggi untuk mengkompensasi risiko kenaikan harga di masa depan.

Imbal hasil 2 tahun, yang lebih mencerminkan ekspektasi kebijakan The Fed, naik ke 4,13% dari 3,88% dalam periode yang sama.

Pasar telah menghapus ekspektasi pemangkasan suku bunga tanpa pernyataan resmi dari The Fed.

>>> Proyeksi Kenaikan Tunjangan Sosial 2027 Capai 3,9%

Inflasi Masih Tinggi

Data inflasi menjadi kendala utama. Inflasi PCE headline mencapai 3,5% year-over-year pada Maret 2026, naik dari 2,83% di Februari.

Inflasi PCE inti berada di 3,2%, jauh di atas target 2%.

Harga energi melonjak 14,43% year-over-year pada Maret, dengan lonjakan bulanan 11,56%. Angka-angka ini menunjukkan pertarungan melawan inflasi belum selesai.

>>> EuroDry Returns to Profitability in Q1 2026 Driven by Surging Charter Rates

Pemangkasan suku bunga yang prematur berisiko mengganggu ekspektasi jangka panjang yang telah dijaga The Fed selama bertahun-tahun. Warsh kemungkinan harus menaikkan suku bunga daripada menurunkannya.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru