⌂ Beranda News FCA Terapkan Aturan CASS 15 yang Lebih Ketat untuk Perusahaan Pembayaran

FCA Terapkan Aturan CASS 15 yang Lebih Ketat untuk Perusahaan Pembayaran

FCA Terapkan Aturan CASS 15 yang Lebih Ketat untuk Perusahaan Pembayaran
Ilustrasi aturan CASS 15 FCA untuk perusahaan pembayaran
A A Ukuran Teks16px

Otoritas Jasa Keuangan Inggris (FCA) resmi memberlakukan aturan CASS 15 yang lebih ketat bagi perusahaan pembayaran. Aturan ini mulai berlaku penuh pada 7 Mei 2026.

Regulasi baru ini menyasar lembaga pembayaran berizin, lembaga uang elektronik, dan credit union yang menerbitkan uang elektronik. Tujuannya memperkuat keamanan aset konsumen.

>>> Shane O'Kelly Catat Pertumbuhan Keuangan Positif Awal 2026

Perusahaan pembayaran kecil tetap dapat mengadopsi aturan ini secara sukarela.

Sementara itu, perusahaan yang menyimpan dana nasabah kurang dari £100.000 selama kurang dari 53 minggu dibebaskan dari kewajiban ini.

Tujuan dan Mekanisme Perlindungan Dana

Tujuan utama CASS 15 adalah memaksimalkan keamanan nasabah, terutama menjamin pengembalian dana yang dilindungi saat perusahaan mengalami insolvensi.

Perusahaan wajib memisahkan dana nasabah dari aset perusahaan melalui pengaturan terstruktur.

Dana tersebut harus segera dipisahkan begitu memenuhi kriteria dana relevan. Perusahaan harus menggunakan metode yang sesuai dengan kebijakan baru.

>>> Bank Global Perombak Sistem IT Warisan untuk Agen AI Otonom

FCA telah memperjelas metode perlindungan dana nasabah yang sah.

Perusahaan dapat menyimpan dana di rekening khusus yang ditunjuk, berinvestasi pada aset likuid yang stabil, atau membeli polis asuransi dan jaminan.

Meskipun opsi ini mirip dengan kerangka sebelumnya, FCA memperkuat kepastian hukum setiap metode untuk melindungi konsumen dari kerugian.

Kontrol Operasional yang Ketat

Bagi perusahaan yang menggunakan rekening bank khusus, aturan mewajibkan surat pengakuan formal harus ditandatangani sebelum dana diterima.

>>> MoonPay Luncurkan MoonPay Trade untuk Hubungkan Pasar Onchain yang Terfragmentasi

Dokumen hukum ini harus diperiksa, divalidasi, dan ditandatangani oleh lembaga keuangan pihak ketiga.

Jika perusahaan memilih investasi pada aset likuid yang aman, manajemen harus menjaga tata kelola yang ketat dan memantau profil risiko instrumen yang dipilih.

Perusahaan yang mengandalkan asuransi atau jaminan harus mendokumentasikan rencana kontinjensi yang jelas.

Manajemen juga harus memperbarui atau mengganti polis setidaknya tiga bulan sebelum masa berlaku habis. Alternatifnya, dana harus dipindahkan ke rekening terpisah.

Rekonsiliasi Harian Wajib

Pemantauan berkelanjutan menjadi pilar utama CASS 15 untuk menjaga transparansi akuntansi. Perusahaan yang diatur harus melakukan rekonsiliasi internal dan eksternal setiap hari untuk mencegah selisih saldo nasabah.

>>> Pendapatan Segmen Stormwater Advanced Drainage Systems Naik 12 Persen

Proses ini memaksa perusahaan mencocokkan catatan transaksi internal dengan laporan pihak ketiga guna memverifikasi keakuratan seluruh dana nasabah yang disimpan.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru