Mayoritas pemegang Health Savings Account (HSA) masih menggunakan dana mereka untuk membayar biaya medis langsung, seringkali melalui kartu debit HSA.
Data dari laporan riset Devenir terbaru menunjukkan sekitar 90% HSA berfungsi sebagai rekening deposito, bukan platform investasi.
>>> Wall Street Analysts Raise Target Prices for Diamondback Energy Inc
Studi tersebut mengungkapkan bahwa 78% dari seluruh penarikan pada tahun 2025 dilakukan menggunakan kartu debit HSA, menandakan tren penggunaan untuk kebutuhan kesehatan segera.
Strategi Investasi untuk Keuntungan Maksimal
Individu yang terdaftar dalam rencana kesehatan dengan deduktisibel tinggi dapat menggunakan HSA untuk mengalokasikan dana sebelum pajak yang khusus untuk pengeluaran medis yang memenuhi syarat.
Kontribusi ini langsung mengurangi penghasilan kena pajak, sementara penarikan untuk biaya kesehatan tetap bebas pajak.
>>> Oil Prices Slip as US and Iran Diplomacy Advances
Berbeda dengan flexible spending accounts, saldo HSA yang tidak terpakai otomatis bergulir ke tahun berikutnya tanpa kedaluwarsa.
Meskipun kebanyakan pengguna menghabiskan saldo mereka dengan cepat, beberapa pemegang akun mengadopsi pendekatan keuangan yang berbeda.
>>> Roundhill Memory ETF Analysis: DRAM Portfolio and Market Outlook
Alih-alih menggunakan dana tersebut segera, mereka membayar biaya medis dari kantong sendiri jika memungkinkan secara finansial.
Strategi ini memungkinkan sebagian atau seluruh dana HSA tetap diinvestasikan, sehingga saldo dapat tumbuh bebas pajak selama bertahun-tahun atau puluhan tahun.
Pemegang akun yang membelanjakan dana dengan cepat tetap mendapatkan dua komponen keuntungan pajak tiga kali lipat: kontribusi bebas pajak dan penarikan bebas pajak.
>>> Trump's Brokerage Account Trades Millions in Stocks of Companies He Attacked
Namun, membiarkan dana tidak tersentuh membuka manfaat ketiga, yaitu pertumbuhan investasi jangka panjang bebas pajak yang tetap dapat diakses hingga pensiun.