⌂ Beranda News RUPS PLN Resmi Tambah Posisi Wakil Direktur Utama, Yusuf Didi Setiarto Ditunjuk

RUPS PLN Resmi Tambah Posisi Wakil Direktur Utama, Yusuf Didi Setiarto Ditunjuk

RUPS PLN Resmi Tambah Posisi Wakil Direktur Utama, Yusuf Didi Setiarto Ditunjuk
Suasana RUPS PLN di Jakarta
A A Ukuran Teks16px

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun 2026 PT PLN (Persero) resmi merombak susunan jajaran direksi perusahaan.

Pertemuan berlangsung di kantor Badan Pengaturan BUMN, Jakarta, pada Kamis (18/6/2026) malam.

>>> Pemerintah Diminta Revisi APBN 2026 Akibat Selisih Asumsi ICP dan Harga Minyak

Langkah ini diambil untuk memperkuat tata kelola perusahaan dan mendukung transformasi PLN. Perseroan juga menambah nomenklatur baru, yaitu Wakil Direktur Utama.

Posisi Direktur Utama tetap dijabat oleh Darmawan Prasodjo. Komisaris PLN Andi Arief mengonfirmasi tidak ada pergantian pada posisi pucuk pimpinan tertinggi.

"Tidak ada pergantian Dirut," ujar Andi Arief kepada detikcom.

Susunan Direksi Baru

Wakil Direktur Utama yang baru diisi oleh Yusuf Didi Setiarto. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN.

Posisi yang ditinggalkan Yusuf kini ditempati oleh Nurlely Aman.

>>> Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa Rp 125 Triliun di Tengah Gurun

Sementara itu, posisi Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem yang sebelumnya dipegang Edwin Nugraha Putra dialihkan kepada Daniel Karmel Fernando.

Edwin sendiri berpindah tugas menjadi Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan. Jajaran komisaris PLN dipastikan tidak mengalami perubahan.

Manajemen PLN melalui Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL Gregorius Adi Trianto menyampaikan apresiasi atas dedikasi pengurus lama.

"Segenap insan PLN menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran Direksi yang telah mengakhiri masa tugasnya," tuturnya.

Perusahaan optimistis formasi baru ini akan membawa dampak positif bagi penguatan operasional kelistrikan nasional. "PLN juga mengucapkan selamat kepada seluruh Direksi yang mendapatkan amanah baru," ujar Gregorius.

>>> Dolar AS Menguat ke Rp 17.818 pada Pembukaan 19 Juni 2026

Sebelum RUPS digelar, beberapa pejabat negara sempat memberikan respons terkait isu perombakan ini di Istana Kepresidenan. Rosan Roeslani selaku CEO Danantara mengatakan, "Rencananya (rapat segera digelar).

Saya baru saja keluar nih, nanti, entar kita cek."

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga mengonfirmasi adanya agenda pertemuan dengan manajemen PLN pada hari yang sama.

"Tadi saya rapat dengan PLN tadi pagi," kata Airlangga.

Sebelumnya, desas-desus perombakan direksi sempat beredar luas sejak pekan lalu. Namun, Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria sempat menepis kabar tersebut.

>>> TikTok Jangkau 460 Juta Pengguna di Asia Tenggara, Setara 81% Pengguna Internet Mobile

"Berita itu ya (pergantian direksi)? RUPS-nya belum," ujarnya pada Senin (8/6/2026).

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru