Arab Saudi tengah menggarap proyek ambisius berupa danau air tawar raksasa di tengah gurun. Infrastruktur ini menjadi bagian dari megaproyek futuristik NEOM.
Nilai investasi yang dikucurkan mencapai USD 4,7 miliar atau sekitar Rp 125 triliun. Proyek ini berpotensi menjadi salah satu pencapaian rekayasa teknik terbesar di wilayah gersang.
>>> Tongkang Batu Bara 80.000 Ton Didamparkan di Pantai Sukaresik Pangandaran
Lokasi dan Desain Danau
Pembangunan berlokasi di Trojena, kawasan pegunungan di Tabuk. Wilayah ini disiapkan menjadi destinasi wisata masa depan melalui program Saudi Vision 2030.
Danau dirancang memiliki panjang sekitar 2,8 kilometer dengan luas 1,5 kilometer persegi. Kawasan ini juga akan dilengkapi pulau buatan untuk rekreasi seperti berjalan kaki hingga menyelam.
Untuk mendukung pasokan air, Arab Saudi mendirikan tiga bendungan besar. Bendungan utama memiliki tinggi 145 meter dan panjang 475 meter, menggunakan beton khusus tahan lingkungan ekstrem.
CEO Webuild Pietro Salini menyebut proyek ini sebagai pencapaian penting. "Proyek ini akan menjadi keajaiban teknik dan konstruksi internasional," ujarnya.
>>> Garena Rilis Kode Redeem FF 19 Juni 2026 untuk Klaim Item Eksklusif
Peran dalam Pariwisata dan Keberlanjutan
Danau air tawar ini memegang peran penting di Trojena yang menjadi bagian dari NEOM. Megaproyek ini bertujuan mengalihkan ketergantungan ekonomi dari minyak ke pariwisata dan teknologi.
Trojena akan menghadirkan resor ski, pusat olahraga air, area hiburan modern, dan atraksi wisata berbasis teknologi.
Progres konstruksi terus berjalan, dengan penggalian material bumi mencapai 3 juta meter kubik.
>>> EA Sports Rilis Kode Redeem FC Mobile 19 Juni 2026, Klaim Hadiah Gratis
Executive Director Trojena, Philip Gullett, menjelaskan material hasil galian dimanfaatkan kembali.
"Material hasil galian akan digunakan kembali untuk konstruksi bendungan dan dasar danau sebagai bagian dari strategi ramah lingkungan," katanya.
Mengatasi Penguapan dengan Teknologi
Tantangan utama proyek ini adalah menjaga pasokan air di tengah gurun dengan curah hujan rendah dan penguapan tinggi.
Pemerintah Arab Saudi menerapkan teknologi desalinasi untuk mengubah air laut menjadi air tawar.
>>> Google Resmi Rilis Android 17, Perangkat Pixel Terima Pembaruan Pertama
Sistem pengolahan air digerakkan oleh energi terbarukan sesuai prinsip ramah lingkungan NEOM. Para insinyur juga menyiapkan sistem pengelolaan air khusus untuk mengantisipasi penguapan akibat suhu ekstrem.