Nick Schager dari The Daily Beast menilai film ini tetap di atas rata-rata.
"It’s not the series’ best but, in most respects, is still better than the rest," ujarnya.
Owen Gleiberman dari Variety memberikan pujian tinggi. Ia membandingkan film ini dengan album Abbey Road dari The Beatles.
"If the original Toy Story is 'Meet the Beatles,' and Toy Story 3 is 'Sgt. Pepper,' the splendidly catchy Toy Story 5 feels like 'Abbey Road,'" kata Gleiberman.
>>> Yamaha Hadirkan Produk Baru dan Promo Spesial di Jakarta Fair 2026
Ia sangat terkesan dengan adegan puncak pernikahan.
Chris Tilly dari Dexerto melihat peningkatan kualitas dibandingkan film keempat. Ian Sandwell dari Digital Spy mencatat bahwa sekuel ini terasa relevan dengan zaman sekarang.
"Previous Toy Story movies have been timeless, but Toy Story 5 is the first one to feel of its time," kata Sandwell.
Ia menambahkan bahwa film ini terasa seperti awal yang segar.
Pandangan berbeda datang dari Allison Rose dari FlickDirect. Ia menganggap film ini kurang kuat untuk penonton dewasa.
"For older audiences, this is the weakest of the series and could have been a straight-to-Disney+ streaming release," kata Rose.
Ia juga menyoroti alur cerita yang kurang kohesif.
Brian Eggert dari Deep Focus Review justru melihat kejutan manis. "With Toy Story 5, Pixar once again delivers a sequel that audiences didn’t know they needed," ujarnya.
Hoai-Tran Bui dari Inverse mengapresiasi Pixar yang tetap menghargai kecerdasan penonton keluarga. Ia juga mencatat unsur komedi yang lebih menonjol.
Matt Goldberg dari Decoding Everything memuji keberanian sutradara merombak pola cerita konvensional. Robert Daniels dari RogerEbert.
com menyimpulkan bahwa film ini menangkap kecemasan antargenerasi terhadap teknologi.
>>> DANA Perketat Tata Kelola Data untuk Cegah Bias Algoritma AI
Toy Story 5 mulai tayang di bioskop Amerika Serikat dan Inggris pada 19 Juni 2026.