⌂ Beranda News Qatar Tantang Swiss di Laga Kedua Grup B Piala Dunia 2026

Qatar Tantang Swiss di Laga Kedua Grup B Piala Dunia 2026

Qatar Tantang Swiss di Laga Kedua Grup B Piala Dunia 2026
Pertandingan Qatar melawan Swiss di Piala Dunia 2026
A A Ukuran Teks16px

"Saya tidak pernah berhenti bekerja sejak (pemecatan) saat itu, Anda tidak pernah menoleh ke belakang, dan pengalaman itu membuat Anda lebih tangguh," ujar Lopetegui.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh keputusan profesional yang telah ia ambil di masa lalu sepenuhnya didasari oleh rasa hormat yang tinggi terhadap tanggung jawab profesinya sebagai pelatih sepak bola.

"Anda juga belajar dari pengalaman itu. Tetapi jika Anda bertanya kepada saya: 'Apakah Anda akan tetap melakukan hal yang sama?'

100 persen. Kenapa?

Karena kami selalu mengambil keputusan yang menurut kami benar dari posisi yang sangat menghormati tanggung jawab kami."

Target Bersaing, Bukan Sekadar Hadir

Menghadapi persaingan ketat di Grup B bersama Swiss, Kanada, dan Bosnia-Herzegovina, Lopetegui secara terbuka menyadari status Qatar sebagai tim yang tidak diunggulkan oleh para pesaing lainnya.

Namun, ia memastikan bahwa anak asuhnya tidak datang ke turnamen akbar empat tahunan ini hanya untuk sekadar memainkan tiga pertandingan penyisihan grup lalu langsung pulang.

>>> Jadwal Libur Akhir Semester Genap 2026 untuk Siswa SD-SMA di Seluruh Indonesia

"Saat Anda pergi ke Piala Dunia, Anda bisa berpikir: 'Astaga, ini sukses besar.' Dan memang ini sukses besar, tetapi Anda tak bisa cuma terpaku ke sana," ujar Lopetegui.

Ia menuntut anak asuhnya untuk segera fokus penuh mempersiapkan taktik dan meningkatkan daya juang demi bisa menyajikan performa kompetitif di atas lapangan hijau nanti.

"Anda tidak bisa berpikir: 'Sudah selesai.' Tidak.

Tidak mungkin. Itu sebuah kesalahan.

Jadi sekarang kami harus 'mengasah tombak' kami dan bersaing."

Eforia perayaan masyarakat Qatar atas keberhasilan lolos ke putaran final dinilai sangat wajar, namun skuad berjuluk The Maroon ini menegaskan hak mereka untuk berjuang habis-habisan menembus dominasi tim-tim kuat Eropa dan Amerika Utara.

"Qatar merayakan kelolosan ke sini sebagai sesuatu yang unik dan memang demikian.

Tetapi seperti yang dikatakan José Mota (komedian Spanyol): Kami bisa pergi, tetapi pergi hanya untuk sekadar pergi itu bodoh.

>>> Cara Mengikuti Program REHAB BPJS Kesehatan untuk Cicil Tunggakan

Kami pergi ke Piala Dunia untuk bersaing. Kami memiliki hak untuk mencoba (berjuang)," jelasnya.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru