Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia mendesak penguatan keandalan sistem ketenagalistrikan nasional. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga kelangsungan aktivitas industri dan daya tarik investasi.
Ketua Umum HKI, Akhmad Ma'ruf Maulana, menyatakan bahwa pasokan listrik yang andal merupakan kebutuhan mendasar bagi kawasan industri.
>>> Brasil vs Maroko: Laga Pembuka Grup C Piala Dunia 2026
Pihaknya menerima banyak keluhan terkait pemadaman listrik di sejumlah wilayah Pulau Jawa.
HKI meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) melakukan evaluasi menyeluruh.
Gangguan listrik dalam durasi tertentu dapat mempengaruhi proses produksi, distribusi barang, hingga jadwal pengiriman.
"Kami menerima berbagai laporan terkait pemadaman listrik di sejumlah wilayah Jawa.
Yang terpenting adalah memastikan evaluasi berjalan menyeluruh dan langkah perbaikan dilakukan secepat mungkin," ujar Ma'ruf Maulana dalam keterangannya, Sabtu (13/6/2026).
Menurutnya, industri nasional saat ini bergerak mendukung agenda hilirisasi, peningkatan ekspor, pembangunan pusat data, dan masuknya investasi baru.
>>> Cara Mencairkan Saldo TikTok ke DANA, GoPay, dan Rekening Bank
Seluruh agenda tersebut membutuhkan infrastruktur energi yang stabil.
"Keandalan listrik menjadi salah satu pertimbangan utama investor. Kepastian pasokan energi memberikan rasa aman bagi dunia usaha dalam merencanakan ekspansi jangka panjang," katanya.
Usulan Penguatan Infrastruktur
HKI telah menyampaikan surat kepada Menteri ESDM dengan tembusan kepada Direktur Utama PLN dan para gubernur.
Surat tersebut mengusulkan evaluasi menyeluruh terhadap penyebab gangguan sistem kelistrikan, mulai dari pembangkitan, transmisi, distribusi, hingga cadangan daya.
HKI juga mendorong penguatan infrastruktur ketenagalistrikan di kawasan industri strategis. Kawasan industri perlu mendapat prioritas penanganan saat terjadi gangguan karena kontribusinya terhadap perekonomian.
"Kami berharap ada mekanisme koordinasi yang lebih cepat antara PLN dan pengelola kawasan industri. Informasi akurat dan kepastian waktu pemulihan sangat membantu pelaku usaha," ujar Ma'ruf Maulana.
>>> Mentan Bantah Tuduhan Perampasan Lahan PSN Pangan di Papua Selatan
Dalam jangka panjang, HKI mendorong percepatan pengembangan sistem cadangan, peningkatan kapasitas jaringan, dan pembangunan gardu induk. Pemanfaatan teknologi pemantauan modern juga diperlukan.
HKI memandang perlu adanya ruang lebih luas bagi pengembangan pembangkit mandiri (captive power), energi baru terbarukan, dan Wilayah Usaha Ketenagalistrikan (Wilus) di kawasan industri tertentu.
Hal ini untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
"Pertumbuhan industri akan terus meningkatkan kebutuhan energi.
Sistem kelistrikan nasional perlu diperkuat agar mampu mengimbangi kebutuhan dunia usaha dan menjaga daya saing Indonesia," kata Ma'ruf Maulana.
Pihaknya berharap pemerintah, PLN, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan dapat bersama-sama mempercepat penguatan sistem ketenagalistrikan nasional.
>>> Seskab Teddy Pastikan Fasilitas Publik Jakarta Pusat Siap Digunakan
Dengan demikian, aktivitas masyarakat dan dunia usaha dapat berjalan baik serta mendukung target pertumbuhan ekonomi.