⌂ Beranda News Presiden Joseph Aoun: Lebanon di Persimpangan Jalan Krusial
News

Presiden Joseph Aoun: Lebanon di Persimpangan Jalan Krusial

Presiden Lebanon Joseph Aoun
Presiden Lebanon Joseph Aoun
A A Ukuran Teks16px

Presiden Lebanon Joseph Aoun menyampaikan peringatan keras mengenai masa depan negaranya. Ia menyebut Lebanon kini berada di persimpangan jalan yang menentukan kelangsungan kedaulatan bangsa.

Pernyataan itu disampaikan pada Sabtu (13/6/2026). Peringatan tersebut bertepatan dengan 48 tahun pembunuhan mantan menteri Lebanon Tony Suleiman Frangieh.

"Lebanon hari ini berdiri di persimpangan jalan yang krusial.

Kita harus memilih apakah rakyat bersatu di bawah negara berdaulat yang memegang kendali penuh atas persenjataan dan menegakkan supremasi hukum, atau tetap menjadi sandera bagi logika milisi dan budaya eksklusi," tegas Aoun.

Komitmen pada Kedaulatan dan Persatuan

Pemerintah Lebanon berkomitmen memperjuangkan visi negara berlandaskan keadilan, kebebasan, dan kesetaraan. Persatuan nasional menjadi kebutuhan mutlak bagi eksistensi negara saat ini.

Selama ini, situasi internal Lebanon menghadapi tantangan monopoli kekuasaan. Aktor non-negara bersenjata turut memengaruhi panggung politik domestik.

Posisi geografis Lebanon juga kerap menjadikannya medan pertempuran proksi konflik regional. Kondisi ini diperparah eskalasi akibat serangan Israel.

Gencatan senjata yang rapuh telah berlaku sejak 17 April 2026. Namun, negosiasi diplomatik antara Beirut dan Tel Aviv di Washington belum mencapai titik temu permanen.

📰 Update Terbaru