⌂ Beranda News Kisah Veza Snack: Dari Dapur Rumah hingga Kemasan Modern Berkat BRI

Kisah Veza Snack: Dari Dapur Rumah hingga Kemasan Modern Berkat BRI

Kisah Veza Snack: Dari Dapur Rumah hingga Kemasan Modern Berkat BRI
Kemasan Veza Snack yang modern hasil binaan Rumah BUMN BRI
A A Ukuran Teks16px

Untuk sekali produksi, ia mengolah sekitar 2 kilogram bahan baku. Tantangannya, bawang mentah mengalami penyusutan besar setelah digoreng.

>>> Dugaan Kedekatan Raisa dengan Chef Mathis Molinié Jadi Sorotan

Pemasaran dibantu ibunya yang aktif mempromosikan ke komunitas arisan dan senam. Strategi getok tular ini terbukti efektif mendatangkan pelanggan.

"Jadi setiap kali ibu saya ikut arisan atau senam pagi, pasti pulang-pulang membawa pesanan dari orang-orang yang mau beli produk saya," jelas Fitria.

Saat ini Veza Snack memiliki 5 varian produk. Kentang Mustofa menjadi menu paling laris, diikuti aneka bawang goreng.

UMKM Naik Kelas Bersama BRI

Koordinator Rumah BUMN BRI, Jajang Rohmana, mengatakan pihaknya berkomitmen membina UMKM secara gratis. Tujuannya membantu pelaku usaha dari awal hingga naik kelas.

"Program kami bukan hanya sebatas pelatihan, tetapi ada juga program-program lain yang memfasilitasi perkembangan UMKM, salah satunya pengurusan legalitas," jelas Jajang.

UMKM yang baru bergabung akan diarahkan mengisi scoring di Link UMKM. Hasilnya berupa rapor awal yang memetakan tiga aspek terunggul dan tiga aspek terendah usaha tersebut.

"Kami akan mengarahkan mereka untuk fokus mengikuti pelatihan pada 3 aspek terendah tersebut.

Setelah itu, kami menyiapkan program pelatihan dengan mengundang narasumber yang ahli expert di bidangnya," terang Jajang.

Hingga 2026, Rumah BUMN BRI di bawah BRI KC S Parman menaungi sekitar 11.000 UMKM. Sekitar 6.000 di antaranya aktif mengikuti program pelatihan.

>>> Igloo Luncurkan Asisten AI Igi untuk Tingkatkan Adopsi Asuransi Perjalanan

"Tingkatannya terdiri dari Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global. Fokus utama kami saat ini adalah mengoptimalkan proses digitalisasi," pungkas Jajang.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru