Rizqa Fitria (43) tersenyum bangga saat menunjukkan dua produk andalannya. Kemasan standing pouch aluminium dengan stiker Kentang Mustofa dan Stik Bawang Keju kini terlihat modern dan profesional.
Produk-produk itu dipajang di galeri Rumah BUMN BRI di Jakarta Barat. Di balik kemasan rapi tersebut, tersimpan kisah perjuangan seorang ibu rumah tangga yang berani meninggalkan pekerjaan kontraknya.
>>> Cara Cek Desil Bansos 2026 Secara Online Lewat Laman Resmi dan Aplikasi
Berawal dari Iseng
Fitria memulai usaha camilan dari rumah pada 2017. Awalnya, ia hanya iseng mencari pemasukan tambahan.
"Awalnya iseng, dulu kerja kontrak mulu 6 bulan sekali, capek kan, bosen juga jadi pegawai kontrak terus, butuh tambahan pemasukan, akhirnya coba buka usaha," ujarnya.
Ia sempat berjualan cheesecake dengan varian rasa kopi. Bisnis itu sempat ramai, tetapi akhirnya stagnan dan berhenti di tahun kedua, tepat sebelum pandemi.
Fitria kemudian mengikuti berbagai pelatihan UMKM. Ia memutuskan menekuni kentang mustofa, camilan yang ia sukai.
Ia mulai memproduksi kentang mustofa di rumahnya di Depok. "Dari situ mulai kepikiran untuk jualan kentang mustofa," katanya.
Lahirnya Veza Snack
Usaha itu diberi nama Veza, diambil dari nama keponakannya atas saran ibunya. Saat mendaftarkan HAKI di Kementerian Hukum, nama itu belum ada yang punya.
"Waktu itu ibu saya asal bunyi di Kementerian Hukum waktu daftar HAKI, 'Veza aja', setelah dicek nggak ada yang sama, jadi yaudah dipake sampai sekarang," tutur Fitria.
Produk Veza mulai dipasarkan lewat WhatsApp dan media sosial. Awalnya, kemasan hanya plastik bening tanpa logo.
"Kemasannya masih bening plastik, belum ada logo, jadi apa adanya," katanya.
>>> Polisi Larang Modifikasi Pelat Nomor Kendaraan, Pelanggar Terancam Pidana
Dukungan Rumah BUMN BRI
Perubahan besar terjadi setelah Fitria bergabung dengan Rumah BUMN BRI pada 2020.
Rumah BUMN BRI adalah wadah inkubasi UMKM binaan BRI yang menyediakan pelatihan, akses permodalan, dan perluasan pasar.
Fitria pertama kali mengenal Rumah BUMN BRI dari sesama pegiat UMKM. Ia bergabung sejak 2017 dan kembali aktif pada 2020.
Ia mengikuti banyak pelatihan, seperti keuangan, digitalisasi, dan branding. "Yang berkesan itu branding," kenangnya.
Setelah pelatihan branding, Rumah BUMN BRI memberikan bantuan 500 kemasan desain baru. Sejak itu, kemasan Veza Snack berubah total menjadi lebih modern dan menarik.
"Jadi sempat dikasih 500 kemasan desain baru, yang dulunya cuma plastik bening biasa, jadi bersyukur banget," kata Fitria.
Selain itu, Veza Snack sering diajak mengikuti bazar BRI. Terakhir, ia mengikuti bazar di Mal Pesona Square dan mengaku penjualannya meningkat.
Melebarkan Sayap Bisnis
Fitria tidak berhenti pada kentang mustofa. Ia mulai merambah bisnis bawang goreng dengan sistem produksi berbasis pesanan.