⌂ Beranda News Spacex Resmi Melantai di Nasdaq, Himpun Dana Rp 1.339 Triliun

Spacex Resmi Melantai di Nasdaq, Himpun Dana Rp 1.339 Triliun

Spacex Resmi Melantai di Nasdaq, Himpun Dana Rp 1.339 Triliun
SpaceX resmi melantai di bursa Nasdaq
A A Ukuran Teks16px

Perusahaan antariksa milik Elon Musk, SpaceX, resmi melantai di bursa Nasdaq pada Jumat (13/6). Penawaran umum perdana saham ini disebut-sebut menjadi yang terbesar sepanjang sejarah.

Saham SpaceX dibuka pada harga US$ 150 per lembar dengan kode emiten SPCX.

>>> Bocoran Pelindung Layar Galaxy Z Fold Terbaru Ungkap Desain Lebih Lebar

Lewat aksi korporasi ini, perusahaan berhasil menghimpun dana sebesar US$ 75 miliar atau setara Rp 1.339,5 triliun.

Perdagangan Perdana yang Dinamis

Harga saham SpaceX sempat menyentuh level tertinggi di angka US$ 176,52 per lembar. Volume transaksi pada debut perdana ini mendekati rekor yang pernah dicatatkan Facebook pada 2012.

Lebih dari 500 juta saham SpaceX diperdagangkan, hampir menyamai volume transaksi Facebook yang mencapai sekitar 580 juta saham.

Perdagangan hari pertama ditutup dengan harga saham di kisaran US$ 161 per lembar.

>>> Saham BBRI dan BMRI Paling Banyak Dilepas Asing Saat IHSG Menguat

Valuasi SpaceX secara keseluruhan menyentuh sekitar US$ 2,1 triliun. Tren positif berlanjut pada sesi after-hours, memberikan tambahan sekitar US$ 100 miliar terhadap kapitalisasi pasar perusahaan.

Tujuan Strategis IPO

Elon Musk mengungkapkan bahwa langkah ini diambil untuk menghimpun modal guna memasuki fase pertumbuhan yang signifikan. Dana hasil IPO akan dialokasikan untuk mendanai berbagai proyek ambisius.

Rencana tersebut mencakup penempatan lebih dari 100.000 satelit komunikasi di orbit bumi. Selain itu, SpaceX juga berencana membangun pusat data kecerdasan buatan di luar angkasa.

Elon Musk mendirikan SpaceX dengan visi awal sebagai produsen roket yang dapat digunakan kembali.

>>> BAKTI Evaluasi Pemanfaatan Internet di SDN 001 Payung-Payung, Maratua

Bisnis yang secara konsisten menghasilkan keuntungan bagi SpaceX hingga kini adalah Starlink, layanan internet berbasis satelit.

Ekspansi bisnis SpaceX juga merambah sektor kecerdasan buatan.

Pada Februari 2026, SpaceX mengakuisisi perusahaan rintisan AI milik Elon Musk, termasuk infrastruktur pusat data, model AI Grok, chatbot, dan platform media sosial X.

Meskipun mencatatkan IPO bernilai fantastis, SpaceX telah membukukan akumulasi kerugian sebesar US$ 41,3 miliar sejak pertama kali didirikan pada 2002.

>>> Harga Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian 13 Juni 2026 Stagnan

Di sisi lain, momentum IPO ini memberikan dampak positif bagi saham Tesla yang ikut menguat 1,8% menjadi US$ 406,43 per lembar.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru