⌂ Beranda News Saham BBRI dan BMRI Paling Banyak Dilepas Asing Saat IHSG Menguat
News

Saham BBRI dan BMRI Paling Banyak Dilepas Asing Saat IHSG Menguat

Grafik saham BBRI dan BMRI
Grafik saham BBRI dan BMRI
A A Ukuran Teks16px

Investor asing mencatatkan transaksi jual bersih atau net sell pada sejumlah saham unggulan. Aksi lepas saham ini terjadi saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan.

Berdasarkan data Stockbit, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi yang paling banyak dilepas asing dengan nilai mencapai Rp 371,6 miliar.

Posisi berikutnya ditempati saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan net sell sebesar Rp 168,1 miliar.

Saham PT Astra International Tbk (ASII) juga masuk daftar dengan nilai pelepasan Rp 102,2 miliar.

Aksi jual asing melanda sepuluh saham dengan nilai bervariasi pada perdagangan akhir pekan tersebut.

Daftar 10 Saham dengan Net Sell Terbesar oleh Investor Asing pada Jumat (12/6/2026)

  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp 371,6 miliar
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp 168,1 miliar
  • PT Astra International Tbk (ASII): Rp 102,2 miliar
  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI): Rp 37,7 miliar
  • PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI): Rp 35,6 miliar
  • PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP): Rp 30,1 miliar
  • PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS): Rp 29,5 miliar
  • PT Kalbe Farma Tbk (KLBF): Rp 26,5 miliar
  • PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA): Rp 20,4 miliar
  • PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM): Rp 16,3 miliar

Meskipun terjadi aksi jual di beberapa saham, investor asing secara akumulatif mencatatkan transaksi beli bersih (net buy) di seluruh pasar mencapai Rp 287,7 miliar.

Net buy asing di pasar reguler tercatat Rp 287,3 miliar, sementara di pasar negosiasi dan tunai sebesar Rp 417,1 juta.

Di tengah dinamika tersebut, IHSG bergerak menguat tajam sebesar 121,62 poin atau 2,07% ke level 6.007,66.

Total nilai transaksi bursa mencapai Rp 21,39 triliun.

Sebanyak 645 saham menguat, 116 saham melemah, dan 198 saham stagnan. Volume perdagangan mencapai 33,82 miliar unit saham dengan frekuensi 2,344 juta kali transaksi.

📰 Update Terbaru