⌂ Beranda News Dokter Kulit Ungkap Penyebab Jerawat Remaja dan Cara Mengatasinya

Dokter Kulit Ungkap Penyebab Jerawat Remaja dan Cara Mengatasinya

Dokter Kulit Ungkap Penyebab Jerawat Remaja dan Cara Mengatasinya
Remaja dengan masalah jerawat sedang melakukan perawatan kulit
A A Ukuran Teks16px

Perubahan hormon selama masa pubertas menjadi salah satu penyebab utama munculnya berbagai masalah kulit pada remaja.

Keluhan ini sering kali memicu rasa kurang percaya diri ketika memasuki fase beranjak dewasa.

>>> Cara Cek Bansos BPNT 2026 Praktis Lewat HP, Cukup Pakai NIK

Kondisi wajah yang semula bersih dapat mendadak berubah menjadi lebih berminyak, dipenuhi komedo, hingga memicu kemunculan jerawat secara bergantian.

Masalah ini berkaitan erat dengan lonjakan produksi hormon di dalam tubuh remaja.

Peningkatan hormon tersebut membuat kelenjar minyak bekerja jauh lebih aktif dan memproduksi sebum dalam jumlah berlebih. Dampaknya, pori-pori kulit rentan tersumbat dan memicu peradangan.

Dokter kulit Dr. Stephanie Ho menjelaskan bahwa sebum yang bercampur dengan sel kulit mati serta bakteri akan menyumbat pori-pori.

Kondisi inilah yang menstimulasi kemunculan komedo hitam, komedo putih, hingga jerawat meradang.

"Jerawat memengaruhi sekitar 90 hingga 96 persen remaja dalam berbagai tingkat keparahan.

Pada anak perempuan biasanya muncul lebih awal, sekitar usia 11 hingga 13 tahun, sementara pada anak laki-laki umumnya mulai terlihat pada usia 13 hingga 14 tahun," ujar Dr. Ho.

Di tengah maraknya tren perawatan wajah di media sosial, Dr. Ho mengingatkan bahwa kelompok usia remaja sebenarnya belum membutuhkan tahapan skincare yang rumit.

Pemakaian tiga produk dasar dinilai sudah memadai untuk menjaga kesehatan kulit selama pubertas.

Tiga produk tersebut meliputi pembersih wajah berformula lembut, pelembap bertekstur ringan, serta tabir surya minimal SPF 50 untuk aktivitas luar ruangan.

>>> Elon Musk Jadi Triliuner Pertama Dunia Berkat IPO SpaceX

Penerapan rutinitas yang simpel ini efektif menjaga keseimbangan kondisi kulit sekaligus meminimalkan risiko iritasi parah yang dapat memperburuk jerawat.

Pilihan Bahan Aktif untuk Mengontrol Jerawat

Bagi remaja yang mulai mengalami masalah jerawat, beberapa bahan aktif dapat menjadi pilihan untuk membantu mengontrol kondisi kulit.

Kandungan Niacinamide dapat dipilih karena kemampuannya menekan produksi minyak berlebih sekaligus meredakan kemerahan akibat inflamasi.

Sementara itu, azelaic acid efektif membersihkan pori-pori, menangkal bakteri, dan menyamarkan noda bekas jerawat.

Pada kasus jerawat yang lebih aktif, benzoyl peroxide kerap diandalkan karena ampuh membasmi bakteri penyebab jerawat serta meredakan peradangan.

Namun, penggunaannya wajib dilakukan secara cermat karena berisiko memicu kulit kering dan iritasi.

Opsi lainnya adalah salicylic acid yang berfungsi mengangkat sel kulit mati sekaligus membersihkan sumbatan minyak di pori-pori.

Dr. Ho menyarankan agar pengaplikasian bahan aktif ini dilakukan bertahap supaya kulit dapat beradaptasi dengan baik.

"Jika jerawat terus berlanjut atau semakin parah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat," katanya.

Kebiasaan Keliru yang Harus Dihindari

Terdapat sejumlah kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari justru membuat masalah jerawat pada remaja semakin parah.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru