⌂ Beranda News Kenaikan Tarif Impor Picu Penyelundupan Emas di India Lewati 100 Ton

Kenaikan Tarif Impor Picu Penyelundupan Emas di India Lewati 100 Ton

Kenaikan Tarif Impor Picu Penyelundupan Emas di India Lewati 100 Ton
Ilustrasi penyelundupan emas di India
A A Ukuran Teks16px

Pasar emas terbesar kedua di dunia, India, menghadapi lonjakan penyelundupan logam mulia. Volume emas ilegal yang masuk diperkirakan menembus 100 metrik ton.

Maraknya aksi ini dipicu oleh margin keuntungan di pasar gelap yang melonjak drastis. Para penyelundup mampu menyaingi harga yang ditawarkan perbankan dan produsen resmi.

>>> Cara Bayar Pajak Motor Online Lewat Aplikasi SIGNAL Tanpa Antre

Kondisi ini mulai berkembang setelah pemerintah India menaikkan tarif impor emas menjadi 15% pada Mei 2026.

Kebijakan yang melonjak lebih dari dua kali lipat itu awalnya bertujuan menekan permintaan, memperkecil defisit perdagangan, dan menahan tekanan terhadap rupee.

Namun, para pelaku usaha menyatakan kebijakan tersebut justru memperlebar celah bagi masuknya emas ilegal. Penyelundup kini dapat menetapkan harga yang jauh lebih murah dibandingkan importir resmi.

Seorang kepala divisi di bank swasta pengimpor emas di Mumbai membeberkan selisih harga.

>>> Keluarga Dono dan Kasino Restui Film Warkop DKI Viralin DOoOong

Potongan harga di pasar gelap mencapai US$ 200 per ons, sementara penjual legal hanya memberikan diskon maksimal US$ 10.

Sejumlah pelaku dagang memproyeksikan total pasokan emas ilegal berpotensi melampaui 100 ton pada 2026.

Berdasarkan harga saat ini, komoditas ilegal seberat 100 ton bernilai sekitar US$ 14,35 miliar.

>>> Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen pada 2027

Hal itu memicu potensi kerugian negara hingga US$ 2,65 miliar dari sektor tarif dan pajak penjualan. Keuntungan besar didapat penyelundup karena mereka menghindari seluruh kewajiban perpajakan.

Produk ilegal ini terbebas dari beban tarif impor serta pajak barang dan jasa yang mencapai 18,45%.

Seorang pedagang emas di Kolkata, India, menyebut margin lebih dari 2,5 juta rupee untuk mengimpor satu batang emas seberat satu kilogram.

"Wajar jika masyarakat akan mencoba mendapatkan keuntungan cepat," ujarnya. Sebelum kebijakan pemotongan bea masuk, data World Gold Council menunjukkan aktivitas ilegal yang cukup tinggi.

>>> Kenaikan Harga Pertamax Dongkrak Biaya Pengisian BBM NMax dan PCX 160

Setidaknya ada rata-rata 108 metrik ton logam mulia yang diselundupkan ke India setiap tahun sepanjang dekade sebelumnya.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru