"Setiap orang yang bisa masuk tim nasional memiliki kemampuan untuk menjadi starter... Bagi saya, tidak ada pertandingan persahabatan untuk tim nasional.
Setiap pertandingan itu penting," ucapnya.
Beberapa talenta muda potensial turut dipanggil setelah menunjukkan performa impresif di kompetisi domestik.
"Para pemain muda dipilih berdasarkan performa mereka di Chinese Super League," kata Shao Jiayi.
Ia mengingatkan para talenta muda agar tidak cepat puas demi kelangsungan perkembangan karier.
"Mereka harus tetap rendah hati dan mempertahankan rasa lapar serta ketidakpuasan sepanjang karier mereka jika ingin terus berkembang," tuturnya.
Evaluasi mendalam dilakukan oleh jajaran pelatih menyusul kebobolan satu gol yang dialami China pada laga kontra Singapura.
"Kami membuat ringkasan yang sangat bagus setelah pertandingan terakhir," ujar Shao Jiayi.
>>> DEN Laporkan Hasil Survei Makan Bergizi Gratis ke Presiden Prabowo
Ia mengakui gol tersebut lahir akibat kurang detailnya instruksi taktis serta antisipasi tim terhadap dinamika kesulitan di lapangan.
"Gol yang kami kebobolan terjadi karena persyaratan staf pelatih tidak cukup detail dan kami belum mempertimbangkan beberapa kesulitan dengan cukup hati-hati," aku Shao Jiayi.
Kejadian itu menjadi dorongan bagi staf kepelatihan untuk meningkatkan kualitas persiapan taktik.
"Gol itu memberi saya banyak inspirasi. Persiapan harus sedetail mungkin," katanya.
Tim pelatih meningkatkan porsi latihan lapangan dan mengadakan analisis video simulasi pertandingan untuk mempercepat pemahaman strategi.
"Harapan kami adalah para pemain dapat menyerap ide-ide staf pelatih secepat mungkin," ucap Shao Jiayi.
Ia optimistis anak asuhnya bisa tampil lebih solid secara kolektif seiring bertambahnya waktu latihan bersama.
"Ada kesulitan, tetapi saya percaya dengan lebih banyak waktu dan lebih banyak pengulangan, mereka dapat sepenuhnya mencapainya dan bermain lebih sebagai satu kesatuan," pungkas Shao Jiayi.
Kondisi kelelahan akibat perjalanan panjang dari Singapura turut diamini oleh penyerang China, Zhang Yuning.
"Kami baru saja kembali dan aktif memulihkan diri dari kelelahan," kata Zhang Yuning.
Meski lelah, ia memastikan seluruh anggota tim siap memberikan kemampuan maksimal.
"Kami berharap bisa memberikan segalanya dan tampil baik di pertandingan berikutnya," tuturnya.
Di kubu Thailand, pelatih Anthony Hudson mengakui tantangan besar di Piala Asia 2027 setelah undian Grup F yang berat.
"Sebelum undian, semua orang berharap kami mendapat grup mudah. Tapi kami mendapat lawan yang sangat kuat, terutama Qatar dan Jepang," kata Hudson.
>>> Prabowo Terima Laporan Program Strategis TNI di Istana Merdeka
Meski menyadari kekuatan lawan, ia menilai persiapan matang menjadi kunci utama.