B. Braun Indonesia resmi memproduksi alat kesehatan seri Compactplus di fasilitas manufaktur Cikampek, Karawang, Jawa Barat.
Produksi lokal ini diumumkan pada Rabu (10/6/2026).
>>> Harga Pangan PIHPS 10 Juni 2026: Bawang Merah Melonjak, Daging Sapi Turun
Perangkat yang diproduksi meliputi Infusomat® Compactplus, Infusomat® Compactplus P, dan Perfusor® Compactplus.
Langkah ini bertujuan meminimalkan risiko kesalahan pemberian obat (medication error) serta meningkatkan efisiensi alur kerja di fasilitas kesehatan.
Standar Mutu Internasional
Fasilitas Cikampek telah mengantongi sertifikasi ISO 13485:2016 dari TÜV SÜD. Sertifikasi ini menjamin pemenuhan standar mutu internasional perangkat medis.
Produk Compactplus terintegrasi dengan sistem digital melalui fitur Drug Library untuk ketepatan dosis. Perangkat juga mendukung konektivitas Electronic Medical Record (EMR) lewat platform OneViewPlus.
>>> Harga Emas Antam Jatuh Rp 20.000 per Gram pada 10 Juni 2026
Sistem ini menunjang otomatisasi dokumentasi medis serta pembaruan data jarak jauh tanpa mengganggu kenyamanan pasien rumah sakit.
Presiden Direktur B. Braun Indonesia, Rainer Ruppel, menyatakan Indonesia merupakan pasar prioritas bagi perusahaan.
Menurutnya, kehadiran Compactplus produksi lokal merupakan wujud transfer teknologi global untuk mendukung digitalisasi rumah sakit di Indonesia.
>>> Rupiah Melemah ke Rp17.974 per Dolar AS Terimbas Konflik Global
Manajemen menambahkan bahwa operasional pabrik mengacu pada standar Good Manufacturing Practice (GMP) melalui sertifikasi CPOB dari BPOM RI dan CDAKB dari Kementerian Kesehatan RI.
Rainer menegaskan bahwa sertifikasi ISO 13485 menjamin setiap unit yang dihasilkan di Cikampek memiliki standar keamanan dan kualitas identik dengan produk global B.
Braun lainnya.
Perangkat ini didesain dengan antarmuka intuitif serta panduan visual layar untuk memudahkan pengoperasian. Hal ini juga memangkas beban administrasi perawat.
>>> WOW Group Akuisisi Eden Kreasi Indonesia untuk Perkuat Layanan Digital
Saat ini, tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) dari seri Compactplus telah mencapai 40 persen hingga 46 persen.
