⌂ Beranda News Gempa Magnitudo 7,8 Guncang Filipina Selatan dan Picu Tsunami

Gempa Magnitudo 7,8 Guncang Filipina Selatan dan Picu Tsunami

Gempa Magnitudo 7,8 Guncang Filipina Selatan dan Picu Tsunami
Gempa Magnitudo 7,8 guncang Filipina selatan picu tsunami
A A Ukuran Teks16px

Wilayah selatan Filipina diguncang gempa bumi tektonik kuat berkekuatan Magnitudo 7,8 pada Senin (8/6/2026) pagi.

Guncangan ini mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan dan memicu kemunculan gelombang tsunami setinggi satu meter di sepanjang area pesisir.

>>> Suku Bunga AS Picu Kejatuhan IHSG ke Level 5.371

Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (PHIVOLCS) mencatat episentrum gempa berada di area laut. Titik koordinat berselisih sekitar 13 kilometer barat daya General Santos pada kedalaman 10 kilometer.

Bencana terjadi tepat pada pukul 07.37 waktu setempat. Gempa ini menjadi getaran paling kuat yang mendera Filipina sepanjang tahun ini.

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. langsung memberikan instruksi kepada masyarakat di kawasan pesisir untuk segera mengevakuasi diri. "Tolong patuhi peringatan tsunami.

Segera bergerak ke tempat yang lebih tinggi. Jangan menunggu, nyawa Anda lebih berharga daripada apa pun yang ditinggalkan," kata Presiden Marcos dalam pernyataan resminya.

>>> Disdik Jabar Buka Kelulusan SPMB Sekolah Maung 2026 di Tengah Protes

Dampak kerusakan arsitektur bangunan dilaporkan terjadi di kota General Santos, pusat industri pengolahan tuna yang dihuni lebih dari 700.000 jiwa.

Stasiun radio DZRH mengabarkan kantor cabang mereka yang memiliki gedung berlantai empat mengalami runtuh sebagian. Seluruh staf dipastikan selamat.

Bongkahan puing dari bangunan juga menimpa beberapa unit kendaraan yang diparkir di sekitar tempat kejadian.

>>> Campus League Basketball The Nationals 2026 Resmi Digelar di UPH

Otoritas seismologi mendeteksi gelombang tsunami setinggi satu meter yang menerjang wilayah provinsi Sultan Kudarat serta Sarangani. Dampak aktivitas tektonik ini juga merembet ke wilayah negara tetangga.

Departemen Meteorologi Malaysia menerbitkan peringatan dini tsunami untuk wilayah negara bagian Sabah.

Sementara itu, sistem alat pemantau di Pulau Sulawesi, Indonesia, merekam pergerakan gelombang tsunami dengan ketinggian mencapai 83 sentimeter.

Sejauh ini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa.

>>> Giring Ganesha Ajak Generasi Muda Manfaatkan Budaya di Era Digital

Tim tanggap bencana di tingkat nasional sudah dikerahkan dan disiagakan untuk melakukan evakuasi serta pendataan mendalam di area Mindanao yang mengalami dampak paling parah.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru