Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo mendorong generasi muda untuk memperkenalkan budaya Indonesia melalui teknologi digital.
Hal itu disampaikan dalam acara Kreasa Fest 2026 yang digelar oleh Fikom Universitas Tarumanegara, Senin (8/6).
Menurut Giring, kebudayaan memiliki potensi besar sebagai sumber inovasi dan kreativitas. Hal ini penting di tengah lanskap komunikasi digital yang terus berubah secara masif.
"Tetapi juga ruang strategis untuk memperluas jangkauan budaya sekaligus memperkuat ekonomi kreatif nasional," kata Giring.
Peran Akademisi dan Mahasiswa
Dekan Fikom Untar Sinta Paramita menyoroti bahwa pelestarian budaya tidak bisa dilakukan secara pasif.
"Budaya perlu dikomunikasikan, dihidupkan kembali, dan diberi ruang untuk berkembang melalui pendekatan yang kreatif dan inovatif," ujarnya.
Sinta menambahkan, mahasiswa komunikasi memegang peran strategis sebagai penghubung nilai budaya ke masyarakat. Namun, mereka harus mampu mengemas pesan secara relevan dan menarik.
Kreasa Fest 2026 merupakan bagian dari Communication Week 2026. Acara ini didukung Kementerian Kebudayaan RI dan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta.
Kegiatan ini menghadirkan kompetisi nasional PRASASTI, LENTERA, dan AKSARA, serta sesi talkshow bersama praktisi industri.
"Ajang ini juga menjadi bagian dari rangkaian menuju Dies Natalis ke-20 Fikom Untar pada 22 Juni 2026," ujar Erin, Ketua Pelaksana KreasaFest 2026.