⌂ Beranda News Max Verstappen Rebut Posisi Start Kedua di GP Monako 2026

Max Verstappen Rebut Posisi Start Kedua di GP Monako 2026

Max Verstappen Rebut Posisi Start Kedua di GP Monako 2026
Max Verstappen di kualifikasi GP Monako 2026
A A Ukuran Teks16px

Pebalap Oracle Red Bull Racing Max Verstappen mengamankan posisi start kedua dalam sesi kualifikasi Formula 1 Grand Prix Monako di sirkuit Monte Carlo pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Hasil tersebut menempatkan Verstappen di barisan depan bersama peraih pole position Kimi Antonelli. Sementara itu, pebalap Ferrari Lewis Hamilton tertahan di posisi ketiga.

>>> SPI Pendidikan 2024: Indeks Integritas Baru 69,50, KPK Temukan Pungli PPDB

Verstappen bangkit setelah sempat terlempar ke posisi kelima pada sesi latihan bebas ketiga (FP3) dengan selisih hampir satu detik.

Juara dunia empat kali tersebut kemudian memotong jarak pada sesi kualifikasi hingga hanya tertinggal 0,043 detik dari Antonelli.

Duo pebalap Ferrari, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc, secara berurutan mengisi baris kedua di posisi ketiga dan keempat.

Rekan setim Verstappen di Red Bull, Isack Hadjar, menempati posisi kelima tepat di depan pebalap Mercedes George Russell.

Kendala Teknis dan Adaptasi Mobil Baru

Verstappen menjelaskan bahwa mobilnya sempat mengalami kendala teknis sebelum kualifikasi dimulai. Namun, perubahan performa kendaraan pada sesi perebutan posisi start memberikan dampak besar bagi hasil akhir tim.

"If you would’ve told me yesterday [that I would] be on the front row, I definitely would’ve taken it," kata Verstappen.

Kendati harus menghadapi kendala kepadatan lalu lintas di lintasan dan jarak pembatas jalan yang sangat dekat, Verstappen mengaku puas dengan catatan waktu yang diperolehnya.

Sang pebalap juga menyoroti karakteristik mobil spesifikasi musim 2026 yang dinilai lebih sulit dikendalikan di trek jalan raya Monte Carlo.

"They are more on edge than the last few years, and also with the power that kicks in, driveability and shifts are all a bit different," kata Verstappen.

Menurut Verstappen, pengantaran daya, kemampuan kendali, dan perpindahan gigi pada mobil generasi baru ini sangat berbeda dibandingkan musim-musim sebelumnya.

Hal tersebut membuat kendali mobil menjadi lebih sensitif saat dipacu dalam kecepatan maksimal.

"Once you get on top of it and get a clean lap out of it, especially in Qualifying you’re flat-out and on the limit, it’s very rewarding when it goes well," tambahnya.

Antisipasi Start dan Ancaman dari Belakang

Menatap balapan pada hari Minggu, Verstappen memprediksi momentum lepas start menuju tikungan pertama akan menjadi momen yang sangat krusial.

Tantangan besar juga datang dari para kompetitor di belakangnya, mengingat performa start mobil Ferrari dinilai cukup kuat sepanjang musim ini.

"Let’s see in the start – these cars are quite complicated to start," ujar Verstappen.

>>> Cara Daftar SPayLater Shopee Terbaru 2026 untuk Pemula

Verstappen juga mewaspadai dua mobil di belakangnya yang dikenal memiliki momentum lepas landas sangat baik. "I have two cars behind me that start quite well, but we’ll see.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru