⌂ Beranda News Max Verstappen Rebut Posisi Start Kedua di GP Monako 2026

Max Verstappen Rebut Posisi Start Kedua di GP Monako 2026

Max Verstappen Rebut Posisi Start Kedua di GP Monako 2026
Max Verstappen di kualifikasi GP Monako 2026
A A Ukuran Teks16px

This was a good day, and I definitely enjoyed it in Qualifying," katanya.

Di sisi lain, Lewis Hamilton berharap faktor cuaca dapat membantunya memperbaiki posisi pada balapan hari Minggu karena jalur sirkuit Monte Carlo yang sangat sempit.

Hamilton menilai peluang untuk melakukan aksi penyalipan di sirkuit jalan raya ini akan sangat terbatas dalam kondisi normal.

"Ini sangat, sangat sulit," ujar Hamilton.

Oleh karena itu, Hamilton mengincar momentum start yang optimal demi langsung menekan barisan depan sejak awal balapan. "Saya rasa tidak akan ada peluang menyalip.

Saya harap kita bisa mendapatkan start yang sangat bagus, mungkin memberikan tekanan pada dua pembalap di depan. Dan kita mungkin membutuhkan hujan," kata Hamilton.

Hamilton menyadari bahwa menaklukkan duo pebalap di depannya memerlukan kerja keras yang luar biasa sepanjang balapan. "Tidak ada yang mustahil.

Kita bisa memberikan tekanan, tapi akan sangat sulit untuk mengalahkan kedua pembalap ini.

Kita punya dua pembalap hebat yang mengendarai mobil cepat dan sangat cepat sepanjang akhir pekan," ujarnya.

Juara dunia tujuh kali tersebut juga mengkritik karakteristik balapan di Monako yang kerap berjalan monoton bagi para penonton.

"Sayang sekali balapan ini umumnya seperti parade, dalam artian kita seringkali hanya saling mengikuti," kata Hamilton.

Masalah teknis berupa suhu tinggi pada komponen mobil akibat tata letak trek memperparah kendala yang dihadapi para pembalap.

"Mobil selalu terlalu panas, rem selalu terlalu panas, hanya karena kondisi treknya, dan kita hanya punya satu pit stop karena ban sangat keras dan seringkali sangat cepat aus," jelas Hamilton.

Hamilton berharap ada perubahan regulasi atau format di masa depan agar balapan legendaris ini menjadi lebih kompetitif.

"Saya harap ada cara jenius untuk membuat balapan ini lebih menyenangkan dari sudut pandang pembalap dan dari sudut pandang penggemar di masa depan," katanya.

>>> Timnas Indonesia U-19 Bersaing Ketat di Klasemen Runner Up Terbaik Piala AFF

Kendati demikian, Hamilton memastikan dirinya tetap mengusung target maksimal untuk mengacaukan ritme balap rivalnya.

"Saya tidak tahu, tetapi saya tetap akan memberikan segalanya dan mengganggu mereka sebisa mungkin dan mencoba memaksa mereka untuk tidak melewati tikungan-tikungan tertentu," ujarnya.

Hamilton sempat memimpin sesi latihan bebas hari Jumat, namun performa mobil Ferrari dinilai mendadak menurun menjelang kualifikasi hari Sabtu.

"Anda bisa melihat di Q1 bahwa saya tertinggal sekitar tujuh persepuluh detik atau semacam itu, dan saya harus melakukan penyesuaian besar pada sayap untuk mencoba menyeimbangkan kembali mobil karena suatu alasan," jelas Hamilton.

Ferrari langsung melakukan investigasi mendalam terkait hilangnya keseimbangan bagian belakang mobil SF-26 milik Hamilton tersebut. "Jadi saya tidak yakin apa yang salah.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru