FEIHE International bersama MAKUKU meluncurkan susu formula AceKid di Jakarta pada Minggu (7/6/2026). Produk ini menggunakan susu segar sebagai bahan dasar utama tanpa tambahan maltodekstrin.
Langkah ini diambil sebagai respons atas kekhawatiran para ahli mengenai dampak buruk zat aditif tersebut bagi tumbuh kembang anak.
>>> Rupiah Tembus Rp 18.000, Investor Asing Makin Selektif Beli SUN
Peluncuran dilakukan di tengah maraknya produk susu formula di Indonesia yang masih menggunakan susu bubuk dan zat tambahan.
Risiko Maltodekstrin pada Anak
Dokter Spesialis Anak & Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial, Prof. DR. dr. Rini Sekartini, Sp.
A K, menjelaskan fungsi maltodekstrin sebagai sumber karbohidrat yang mudah dicerna. Namun, ia mengingatkan bahwa konsumsi berlebih dapat menimbulkan masalah pencernaan.
>>> Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun pada 2025
Maltodekstrin memiliki Indeks Glikemik tinggi mencapai 110 yang berpotensi menaikkan kadar glukosa darah.
Penelitian menunjukkan bahwa kelebihan gula pada tahun pertama kehidupan dapat menghambat perkembangan kecerdasan anak pada usia tiga tahun.
Jika kebiasaan mengonsumsi makanan manis berlanjut hingga usia dua tahun, dampaknya lebih luas. Selain penurunan kognitif, juga memengaruhi kemampuan bahasa dan perkembangan motorik anak.
Inovasi AceKid
Chairman & Founder FEIHE International, Leng Youbin, mengaku kaget saat meninjau toko perlengkapan anak di Jakarta.
>>> Kemenaker Wajibkan Jaminan Sosial untuk Seluruh Pekerja Penerima Upah
Ia menemukan banyak susu formula masih menggunakan susu bubuk, perisa sintetik, gula, dan maltodekstrin.
Menurutnya, susu bubuk kehilangan nutrisi aktif akibat pemanasan suhu tinggi berulang. Oleh karena itu, AceKid hadir tanpa sukrosa, sirup jagung, atau perisa sintetik.
Produk ini dikembangkan berbasis data ilmiah melalui FEIHE Research Institute yang bermitra dengan Harvard Medical School dan Peking University.
>>> Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen dan Efisiensi Logistik
Atas inovasinya, AceKid meraih Top Innovation Choice Award 2026.