Lalu lintas internet dari bot dan agen kecerdasan buatan (AI) resmi melampaui jumlah traffic manusia untuk pertama kalinya dalam sejarah internet.
Pencapaian ini terdeteksi lebih cepat dari perkiraan semula akibat lonjakan aktivitas agen AI yang sangat masif.
>>> Pertamina Patra Niaga Dorong Ketahanan Pangan dengan Bioflok dan Pertanian Terpadu
"Yah, itu terjadi lebih cepat dari yang saya perkirakan," kata CEO Cloudflare Matthew Prince dalam postingannya di X, seperti dikutip dari Mashable, Minggu (7/6/2026).
Pertumbuhan penjelajahan internet oleh teknologi AI tersebut bergerak di luar prediksi awal perusahaan keamanan web tersebut.
Perkembangan ini memicu pergeseran dominasi demografi pengguna jaringan daring secara global.
>>> Cara Berobat Pakai BPJS Kesehatan di Luar Kota Domisili
"Awalnya saya kira ini akan terjadi pada akhir tahun 2027, kemudian awal 2027 tapi traffic agen AI tumbuh sangat cepat sehingga bot kini melewati traffic manusia online untuk pertama kalinya dalam sejarah internet," sambungnya.
Berdasarkan rekaman data Cloudflare dalam tujuh hari terakhir, porsi lalu lintas bot kini telah menyentuh angka 57,4 persen.
Akumulasi tersebut mencakup alat pengumpul data (crawler) milik perusahaan mesin pencari seperti Google serta bot dari berbagai korporasi AI lainnya, sementara traffic manusia tersisa 42,6 persen.
Negara dengan Aktivitas Bot Tertinggi
Perusahaan tersebut juga merilis daftar wilayah dengan aktivitas bot tertinggi di dunia. Pulau Gibraltar menempati posisi puncak dengan persentase traffic bot mencapai 92,1 persen.
>>> Victor Lai Kalahkan Jonatan Christie di Final Indonesia Open 2026
- Gibraltar: 92,1%
- Singapura: 76,3%
- Iran: 76,2%
- Irlandia: 72,8%
- Belanda: 68,8%
Meskipun sistem pengindeks website sudah eksis sejak awal kemunculan internet, lonjakan kali ini bukan disebabkan oleh bot konvensional.
Dokumentasi internal menunjukkan peningkatan dipicu oleh agen AI yang memanen konten untuk pelatihan data atau bertindak sebagai asisten virtual manusia.
Pola pencarian informasi oleh teknologi cerdas ini jauh lebih agresif dibandingkan perilaku berselancar masyarakat biasa.
>>> Maximo Quiles Juarai Moto3 Hongaria 2026, Veda Ega ke-16
Ketika seorang manusia hanya membuka lima situs web untuk belanja online, sebuah agen AI mampu menjelajahi hingga 5.000 website sekaligus.
