⌂ Beranda News Militer AS Serang Instalasi Radar Pantai Iran di Pulau Qeshm

Militer AS Serang Instalasi Radar Pantai Iran di Pulau Qeshm

Militer AS Serang Instalasi Radar Pantai Iran di Pulau Qeshm
Ilustrasi serangan militer AS terhadap instalasi radar Iran
A A Ukuran Teks16px

Pasukan militer Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap instalasi radar pengintaian pantai milik Iran di kota Goruk, Pulau Qeshm, pada Jumat (5/6) waktu setempat.

Tindakan ini diambil setelah Komando Pusat AS (CENTCOM) menembak jatuh empat drone serang satu arah yang mengarah ke Selat Hormuz, jalur perairan strategis.

>>> Iran Syaratkan Pasukan Israel Mundur demi Perdamaian di Lebanon

Respons atas Ancaman Drone

CENTCOM menyatakan bahwa drone-drone tersebut menimbulkan ancaman langsung terhadap lalu lintas maritim regional.

Sebelum menyerang fasilitas radar, pasukan AS terlebih dahulu melumpuhkan pesawat tanpa awak milik Iran.

Operasi militer ini diklaim sebagai bentuk pertahanan untuk melindungi keamanan jalur maritim.

>>> Cara Cek Desil Bansos 2026 Secara Online Lewat HP

Serangan terhadap instalasi radar bertujuan mencegah serangan lebih lanjut, menurut pernyataan CENTCOM.

Ledakan di Iran Selatan

Stasiun penyiaran negara Iran, IRIB, melaporkan bahwa sejumlah ledakan terdengar di area Sirik, Iran bagian selatan, pada Sabtu (6/6) sekitar pukul 02.30 dini hari waktu setempat.

Laporan suara ledakan menyebar melalui saluran komunikasi digital resmi, namun detail dampak dan asal ledakan belum dirilis pihak berwenang.

>>> Cara Klaim DANA Kaget Terbaru Hari Ini, Saldo Gratis Cair Instan

IRIB menyebut tidak ada pejabat yang mengomentari asal suara atau detailnya.

Ketegangan Meningkat Pascagempa Bumi

Konflik bersenjata antara AS dan Israel melawan Iran sempat mereda setelah gencatan senjata pada 8 April yang diperpanjang tanpa batas oleh Presiden Donald Trump.

Proses negosiasi damai yang dimediasi Pakistan masih berlangsung, namun belum membuahkan hasil konkret.

>>> Kemendikdasmen Cairkan Dana PIP 2026 Secara Bertahap Lewat SIPINTAR

Aksi saling serang dan tuduhan pelanggaran gencatan senjata kembali meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru