Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menginstruksikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk segera mengurai penumpukan sekitar 3.100 kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Instruksi ini dikeluarkan pada Sabtu (06/06/2026) setelah menerima laporan lonjakan dwelling time di Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu (TPFT) Graha Segara.
>>> Iran Syaratkan Pasukan Israel Mundur demi Perdamaian di Lebanon
Lokasi tersebut berada di bawah wilayah kerja Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok.
Langkah Percepatan
Purbaya menyatakan kondisi ini mulai mengganggu pasokan bahan baku bagi pelaku usaha.
>>> Cara Cek Desil Bansos 2026 Secara Online Lewat HP
Untuk mempercepat penyelesaian, Bea Cukai menambah jumlah personel dan memperpanjang jam operasional.
>>> Cara Klaim DANA Kaget Terbaru Hari Ini, Saldo Gratis Cair Instan
Langkah ini berlaku hingga masa tunggu kontainer kembali normal dengan rata-rata 500 kontainer per hari.
"Mereka harus bekerja 24 jam dengan dua shift atau lebih sampai jumlah antrean turun kembali ke level normal, sekitar 500," kata Purbaya.
>>> Kemendikdasmen Cairkan Dana PIP 2026 Secara Bertahap Lewat SIPINTAR
Berdasarkan peninjauan langsung, terdapat dua masalah utama yang memicu lambatnya proses dwelling time di kawasan pelabuhan tersebut.