⌂ Beranda News Pembeli China Tunda Impor Batu Bara dari Indonesia Akibat Regulasi Baru

Pembeli China Tunda Impor Batu Bara dari Indonesia Akibat Regulasi Baru

Pembeli China Tunda Impor Batu Bara dari Indonesia Akibat Regulasi Baru
Tambang batu bara di Indonesia
A A Ukuran Teks16px

Sejumlah pembeli asal China dilaporkan menunda aktivitas impor batu bara untuk bulan Juni. Penundaan ini dipicu oleh kebijakan baru dari pemerintah Indonesia yang memusatkan ekspor beberapa komoditas.

Informasi tersebut disampaikan oleh Asosiasi Transportasi dan Distribusi Batu Bara China (CCTD) dalam konferensi pers pada Rabu (3/6/2026).

>>> Prabowo Copot Pimpinan Badan Gizi Nasional karena Indikasi Penyelewengan

Regulasi anyar mulai berlaku per 1 Juni dan berdampak pada kelancaran proses perdagangan di pasar internasional.

Dampak Regulasi terhadap Pasar

"Peraturan baru Indonesia, yang berlaku mulai 1 Juni, telah memperlambat proses transaksi, mendorong kenaikan harga, dan memperketat pasokan," ujar Ma Yanxu, analis CCTD.

Kebijakan ini berjalan beriringan dengan langkah Indonesia memangkas kuota produksi batu bara tahun 2026 menjadi kisaran 600 juta ton.

>>> Harga Bitcoin Anjlok ke Bawah US$62.000 Akibat Konflik Timur Tengah

Selain itu, kewajiban pasar domestik untuk pembangkit listrik lokal juga diperbesar.

Kondisi pasar saat ini mengalami keterbelahan pandangan mengenai keberlanjutan lonjakan harga domestik. Hal ini terutama setelah terjadinya kecelakaan fatal di wilayah Shanxi.

Pembatasan operasional yang berfokus pada tambang batu bara kokas swasta berpotensi memperpanjang masa pemulihan pasokan. Diperkirakan butuh waktu 3 sampai 6 bulan ke depan.

>>> Garuda Indonesia Sesuaikan Jadwal Pemulangan Jemaah Haji Akibat Kepadatan Bandara Jeddah

Sementara itu, perusahaan tambang batu bara termal memberikan potongan harga pada minggu ini.

Efek kecelakaan di Shanxi dinilai tidak terlalu signifikan terhadap sektor mereka dibandingkan dengan batu bara kokas.

Berdasarkan data statistik per minggu yang berakhir 1 Juni, persediaan batu bara untuk sektor energi di area pesisir naik 87% year-on-year.

>>> Saham BBCA Anjlok ke Level Terendah Akibat Rebalancing MSCI

Tingkat konsumsi harian juga melonjak 35% year-on-year.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru