Presiden Prabowo Subianto memberhentikan Dadan Hindayana beserta jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional. Keputusan ini diambil setelah adanya laporan indikasi penyelewengan.
Pencopotan Dadan Hindayana, Sonny Sonjaya, dan Lodewyk Pusung diumumkan langsung oleh Presiden di Sentul International Convention Center, Rabu (3/6/2026).
>>> Rupiah Tembus Rp18.000, Perbankan Naikkan Kurs Jual Dolar AS
Acara tersebut dihadiri belasan ribu pemilik SPPG dalam rangka Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition.
Alasan Pencopotan
Prabowo mengaku telah menerima laporan mengenai kekurangan, kejanggalan, dan indikasi penyelewengan dari pimpinan Badan Gizi Nasional.
"Jadi memang sudah beberapa saat saya mendapatkan laporan ada kekurangan-kekurangan, ada kejanggalan-kejanggalan, ada indikasi-indikasi penyelewengan dari pimpinan," ujar Prabowo.
Kepala negara mengaku berat hati mengambil tindakan tersebut. Ia menyebut para pejabat yang diganti adalah orang yang dipercaya dan disayangi.
>>> AS Siap Hadapi Dampak Ekonomi Perang demi Cegah Iran Miliki Senjata Nuklir
"Sebetulnya saya sedih.
Saya tidak bisa tutupi bahwa saya dalam keadaan sedih karena saya terpaksa mengganti orang-orang yang sebenarnya saya sayangi," tuturnya.
Presiden membatasi komentar terkait detail perkara. Ia menghormati proses hukum yang sedang berjalan agar tidak muncul asumsi intervensi dari istana.
>>> 5 Rekomendasi Koper Kabin yang Awet dan Praktis untuk Liburan
"Saya tidak mau banyak komentar karena mereka-mereka ini menghadapi masalah penyelidikan hukum," katanya.
Meski demikian, pergantian tetap dilakukan demi prioritas hajat hidup masyarakat dan akuntabilitas program Makan Bergizi Gratis.
Prabowo mengingat pesan almarhum ayahnya untuk selalu berpihak kepada rakyat saat menghadapi pilihan dilematis antara loyalitas personal dan kepentingan publik.
"Kalau suatu saat kamu dalam keadaan bingung atau dalam keadaan ragu-ragu, ingat, berpihaklah selalu kepada rakyatmu," kenang Prabowo menirukan pesan sang ayah.
>>> Rico Waas Bantah Pemkot Medan Tanggung Biaya Akomodasi Piala AFF U-19
Prabowo menegaskan bahwa seluruh keputusan krusial di lingkungan lembaga pemerintahan didasarkan pada prinsip tersebut.