Presenter Melaney Ricardo akhirnya memberikan klarifikasi setelah namanya menjadi perbincangan hangat di media sosial. Langkah ini diambil usai dirinya mendapat kritik tajam dari konten kreator Eza Putra.
Polemik ini mencuat setelah Eza Putra mengkritik kehadiran seorang korban penipuan wedding organizer dalam salah satu episode video Melaney Ricardo.
>>> Konflik Timur Tengah Tekan Rupiah ke Rp17.940 dan Jatuhkan IHSG
Eza menilai narasumber tersebut seharusnya mendapatkan kompensasi finansial.
Menurut pandangan Eza, sebagai pemilik saluran YouTube yang mendulang trafik, Melaney Ricardo dinilai tidak memiliki kepekaan sosial terhadap korban yang sedang mengalami kerugian materi.
"Lo sebagai artis, sebagai influencer, sebagai YouTuber, lo kan dapat engagement, dapat AdSense dari sana, masak uang Rp 500.000 aja lo enggak bisa kasih sama dia?"
kata Eza Putra.
"Empati dikit dong, dia itu jadi korban penipuan, puluhan juta uang dia ilang.
Lo dapat engagement, dapat AdSense dapat follower, lo enggak kasih, lo sakit jiwa, lo sakit, lo enggak ada empati, sumpah," lanjutnya.
Merispon gelombang kritik tersebut, Melaney Ricardo akhirnya membuka suara melalui sebuah unggahan video di akun TikTok pribadinya pada Senin, 1 Juni 2026.
>>> Harga Emas Antam Turun Rp15.000 per Gram, Kini Rp2.759.000
Ia menerangkan bahwa sistem pemberian honor di kanal miliknya bersifat situasional.
"Kita akan buka-bukaan, apakah tamu podcast dibayar atau tidak? Jawabannya tergantung," tutur Melaney Ricardo.
Istri Tyson James Lynch ini memaparkan bahwa program siniar tersebut merupakan proyek independen perorangan, bukan di bawah naungan perusahaan media besar.
Oleh karena itu, kebijakan anggaran disesuaikan dengan profil tamu serta materi pembicaraan.
Melaney Ricardo menambahkan bahwa kolaborasi dengan sesama figur publik biasanya menggunakan sistem barter promosi. Terkait kehadiran korban penipuan wedding organizer, ia membenarkan tidak ada pembayaran honor yang dikeluarkan.
"Untuk podcast aku, FYI, podcast aku perorangan, bukan podcast perusahaan. Tergantung tamunya siapa dan isi materi kontennya apa," ujar Melaney Ricardo.
"Narasumber dan teman narasumber sebelum podcast sudah menyampaikan terima kasih sudah memberikan tempat," sambung Melaney Ricardo.
Pihak narasumber maupun pendampingnya diklaim tidak pernah meminta ongkos transportasi atau bentuk kompensasi lainnya.
>>> Kejagung Tetapkan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi
Melaney Ricardo menyatakan tujuan utama mengundang korban adalah membantu menyebarluaskan kasus agar mendapat perhatian publik.
"Karena ada kejadian kurang viral rasanya kurang cepat penyelesaiannya," tutur Melaney Ricardo.
Guna memastikan transparansi informasi, Melaney Ricardo mengaku telah berkomunikasi berulang kali dengan asisten pribadinya yang mengurus urusan teknis dengan narasumber.
"Saat itu yang berhubungan langsung dengan mereka adalah asisten aku, aku biasanya langsung tanya asisten aku, 'apakah mereka minta uang transport?'
Dan mereka tidak sama sekali minta uang transport," lanjut Melaney Ricardo.
Pengecekan ulang kembali dilakukan oleh Melaney Ricardo setelah proses syuting selesai untuk memastikan tidak ada permohonan narasumber yang terlewat.
"Aku juga sempat menanyakan setelah podcast berakhir pada asisten aku. Aku tanya 'apa mereka minta uang transport?'
>>> DPR Resmi Sahkan RUU Perubahan P2SK Menjadi Undang-Undang
Jawabannya tidak," tutup Melaney Ricardo.