⌂ Beranda News Studi Ungkap Risiko Kesehatan pada Remaja yang Punya Smartphone Sejak Dini
News

Studi Ungkap Risiko Kesehatan pada Remaja yang Punya Smartphone Sejak Dini

Remaja menggunakan smartphone di tempat tidur
Remaja menggunakan smartphone di tempat tidur
A A Ukuran Teks16px

Sebuah studi terbaru dalam jurnal Pediatrics mengungkapkan risiko kesehatan yang mengintai remaja yang memiliki smartphone sejak usia dini.

Penelitian ini melibatkan lebih dari 10.600 remaja dari Adolescent Brain Cognitive Development Study.

Data menunjukkan bahwa kepemilikan gadget di kalangan anak-anak sudah sangat tinggi.

Sebanyak 64% anak tercatat sudah memiliki smartphone pada usia 12 tahun, dan angka itu melonjak menjadi 89% pada usia 14 tahun.

Usia median anak saat pertama kali mendapatkan ponsel pintar adalah 11 tahun.

Anak usia 8 hingga 12 tahun rata-rata menghabiskan lebih dari lima jam setiap hari untuk screen time.

Hal ini menandakan bahwa gadget telah menjadi bagian besar dari kehidupan anak sejak sekolah dasar.

Dampak pada Kesehatan Mental dan Fisik

Para peneliti membandingkan kondisi kesehatan anak usia 12 tahun yang sudah memiliki smartphone dengan yang belum.

Hasilnya, anak yang sudah memiliki smartphone memiliki kemungkinan 30% lebih tinggi menunjukkan gejala depresi. Tekanan digital, paparan media sosial, dan durasi layar yang lama diduga memengaruhi emosi mereka.

Selain itu, risiko obesitas juga meningkat pada pemilik gadget.

Mereka memiliki risiko 40% lebih besar mengalami obesitas akibat berkurangnya aktivitas fisik karena terlalu lama duduk bermain ponsel.

Kualitas tidur anak juga memburuk. Pemilik smartphone 60% lebih mungkin mengalami kurang tidur karena kebiasaan scrolling atau menggunakan ponsel sebelum tidur.

Studi ini menekankan bahwa semakin muda usia anak saat memegang smartphone, semakin besar risiko gangguan kesehatan tersebut muncul pada usia 12 tahun.

Batasan yang sehat dan pengawasan ketat menjadi penting dalam masa pertumbuhan anak.

📰 Update Terbaru