⌂ Beranda News IHSG Anjlok 32 Persen Sepanjang 2026, Tekanan Jual Masif di Bursa Efek Indonesia

IHSG Anjlok 32 Persen Sepanjang 2026, Tekanan Jual Masif di Bursa Efek Indonesia

IHSG Anjlok 32 Persen Sepanjang 2026, Tekanan Jual Masif di Bursa Efek Indonesia
Grafik IHSG anjlok ke bawah 6.000
A A Ukuran Teks16px

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kemerosotan tajam pada perdagangan Kamis (4/6/2026) pagi.

Indeks anjlok ke level 5.854 pada pukul 09.05 WIB akibat tekanan jual yang masif.

>>> Raffi Ahmad Jalani Operasi Angkat Lipoma di Bahu

Berdasarkan data RTI, IHSG turun 86 poin atau 1,46 persen dari posisi pembukaan di level 5.919.

Pergerakan indeks berada dalam rentang 5.852 hingga 5.924 pada sesi pagi.

Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp1,18 triliun dengan volume 1,95 miliar lembar saham yang ditransaksikan sebanyak 143.258 kali.

>>> IHSG dan Rupiah Terpuruk di Tengah Defisit Neraca Pembayaran

Sebanyak 415 saham melemah, sementara 100 saham menguat dan 166 saham stagnan.

Pelemahan Berkelanjutan

Kemerosotan harian ini memperpanjang tren negatif pasar modal Indonesia.

>>> Harga Emas Antam 4 Juni 2026 Anjlok Rp 15.000 Per Gram

Akumulasi pelemahan IHSG mencapai 5,59 persen dalam lima hari terakhir dan 17,49 persen dalam satu bulan.

Secara tiga bulanan, IHSG tercatat turun 28,65 persen dan dalam enam bulan merosot 30,20 persen.

Sepanjang tahun 2026, total pelemahan IHSG telah menembus angka 32,24 persen.

>>> Indeks Dolar AS Menguat di Tengah Ketidakpastian Negosiasi AS-Iran

Tekanan jual yang masif menjadi faktor utama di balik anjloknya indeks saham domestik. Pasar modal Indonesia terus berada dalam tekanan sejak awal tahun.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru