⌂ Beranda News PLN Pasok Listrik 1,2 Gigawatt untuk Pusat Data BDx Indonesia

PLN Pasok Listrik 1,2 Gigawatt untuk Pusat Data BDx Indonesia

PLN Pasok Listrik 1,2 Gigawatt untuk Pusat Data BDx Indonesia
Ilustrasi pusat data AI di Batam
A A Ukuran Teks16px

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN menyepakati penyediaan pasokan listrik dengan total portofolio mencapai 1,2 gigawatt (GW) untuk BDx Data Centers (BDx).

Komitmen ini menjadi kerja sama daya terbesar yang pernah diperoleh operator pusat data di Indonesia.

>>> Jungkook BTS Ancam Bongkar Identitas Sasaeng yang Kepung Rumahnya

Kerja sama ini ditujukan untuk menyokong ekspansi dan pengembangan infrastruktur pusat data milik BDx Indonesia secara berkelanjutan.

Realisasi kerja sama mencakup penandatanganan pasokan listrik jaringan sebesar 788 MVA untuk CGK4, kampus artificial intelligence (AI) BDx di Jatiluhur, Jawa Barat.

BDx juga mengoperasikan CGK3A di Cilandak, Jakarta Selatan, dengan kapasitas listrik yang ditingkatkan hingga mendekati 60 MVA.

Infrastruktur jaringan tegangan tinggi telah diperluas untuk mengamankan daya sampai 385 MVA bagi fasilitas CGK5 di kawasan Suryacipta, Jawa Barat.

CEO BDx Indonesia Agus Hartono Wijaya menjelaskan bahwa ketersediaan daya yang andal serta fleksibel untuk ditingkatkan merupakan pilar utama dalam membangun ekosistem digital nasional.

>>> PBB Peringatkan Dampak El Nino Bakal Lebih Parah, Dunia Diminta Siaga

“Melalui kolaborasi ini, kami dapat membangun infrastruktur yang tangguh dan siap mendukung kebutuhan AI, sekaligus memenuhi permintaan jangka panjang dari perusahaan, hyperscaler, dan beban kerja digital yang berdaulat,” kata Agus dalam keterangan, Rabu (3/6/2026).

Agus menambahkan bahwa profesionalisme serta dukungan operasional dari PLN menjadi elemen krusial bagi kelancaran ekspansi kapasitas pusat data perusahaan di wilayah Jakarta dan Jawa Barat.

Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto menegaskan kesiapan instansinya dalam mengalirkan listrik yang andal bagi sektor industri digital strategis.

“Kolaborasi kami dengan BDx mencerminkan peran PLN dalam mendorong pertumbuhan AI dan ekonomi digital Indonesia secara tangguh dan berkelanjutan,” katanya.

Kebutuhan layanan digital dan kecerdasan buatan yang melonjak menuntut sinergi erat antara sektor energi dan penyedia infrastruktur teknologi.

Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Jawa Barat Martindar Jalu Respati menyampaikan bahwa pemenuhan daya ini akan berdampak positif pada posisi tawar Indonesia di kancah regional.

>>> 9 PTN Masih Buka Jalur Mandiri hingga Juni 2026

“PLN bangga dapat mendukung pengembangan infrastruktur digital berskala besar dan andal, sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia sebagai pusat teknologi regional dan AI,” ujarnya.

Fasilitas CGK4 milik BDx tercatat sebagai kampus pusat data pertama di tanah air yang memegang sertifikasi NVIDIA DGX-Ready.

Infrastruktur berkapasitas hingga 650 MW ini terintegrasi dengan sumber energi terbarukan dan sanggup mengakomodasi pemrosesan GPU kelas H100 untuk keperluan cloud mandiri maupun pelatihan AI.

Untuk area Jakarta, CGK3 hadir membawa sistem komputasi berdensitas tinggi yang dilengkapi teknologi liquid cooling untuk menunjang platform kecerdasan buatan mutakhir termasuk NVIDIA GB200.

Ekspansi hyperscale BDx di Indonesia diperkuat oleh kehadiran CGK5 yang memiliki daya tampung hingga 300 MW.

>>> KAI Rancang Jaringan Kereta Api Sumatra Senilai Rp350 Triliun

Integrasi dari ketiga kompleks fasilitas ini diproyeksikan menjadi fondasi utama dalam mempercepat implementasi AI dan penguatan basis digital nasional.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru