⌂ Beranda News Harga Tembaga Melonjak Imbas Ketegangan Timur Tengah
News

Harga Tembaga Melonjak Imbas Ketegangan Timur Tengah

Ilustrasi harga tembaga melonjak akibat ketegangan Timur Tengah
Ilustrasi harga tembaga melonjak akibat ketegangan Timur Tengah
A A Ukuran Teks16px

Harga tembaga mengalami lonjakan signifikan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Kontrak berjangka untuk pengiriman tiga bulan bahkan menembus level US$14.000 per ton.

Kenaikan ini terjadi setelah komoditas tersebut mencatat pertumbuhan 3% dalam dua sesi perdagangan awal pekan ini. Situasi di kawasan konflik masih memanas dengan eskalasi serangan yang terus berlanjut.

Beberapa peristiwa krusial termasuk serangan Iran yang diarahkan ke Kuwait. Selain itu, operasi militer Amerika Serikat yang menargetkan Pulau Qeshm turut memperburuk situasi, seperti dilaporkan Bloomberg News.

Sepanjang tahun ini, pergerakan harga tembaga sempat tertekan oleh konflik yang berkepanjangan. Kekhawatiran akan kenaikan suku bunga untuk meredam inflasi dinilai dapat mengikis permintaan pasar.

Di sisi lain, pergolakan geopolitik ini justru mendorong harga aluminium ke level tertinggi dalam empat tahun terakhir.

Lonjakan terjadi setelah rentetan serangan terhadap sejumlah produsen logam di Teluk Persia.

Para pelaku pasar logam merah kini juga waspada terhadap kebijakan tarif baru dari pemerintah Amerika Serikat bulan ini.

Regulasi tersebut berpotensi memberlakukan bea masuk tambahan untuk komoditas impor.

Antisipasi terhadap kebijakan tarif memicu penumpukan persediaan tembaga di dalam negeri AS. Akibatnya, pasokan komoditas serupa di berbagai wilayah lain menjadi semakin ketat.

Harga tembaga ditutup melonjak akibat pesimisme kesepakatan damai di Timur Tengah dan peningkatan konflik geopolitik.

📰 Update Terbaru