Harga tembaga mengalami lonjakan signifikan setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran mencapai kesepakatan perdamaian sementara.
Langkah diplomasi ini berhasil meredakan kecemasan terhadap pertumbuhan ekonomi global dan memicu optimisme baru terhadap permintaan logam industri.
>>> Siklon Tropis Senyar Tewaskan Puluhan Orangutan Tapanuli, Populasi Makin Kritis
Berdasarkan data Bloomberg, harga tembaga merangkak naik hingga 1,4% setelah kedua negara mengumumkan penghentian permusuhan.
Kesepakatan ini juga membuka kembali jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz serta memulai negosiasi ulang terkait program nuklir Iran.
Redanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah mengeliminasi risiko penurunan harga yang sempat dikhawatirkan pasar. Sebelumnya, para analis telah bersikap optimis terhadap pergerakan komoditas ini.
Performa tembaga tercatat cukup tangguh selama konflik berlangsung.
>>> Produsen Pangkas Spesifikasi HP Murah pada 2026 Akibat Kenaikan Harga Komponen
Logam ini bahkan membukukan kenaikan sekitar 4% sejak AS dan Israel meluncurkan serangan besar ke Iran pada akhir Februari lalu.
Faktor Pendorong Lain
Selain faktor geopolitik, kenaikan harga tembaga juga didorong oleh tingginya ekspektasi permintaan dari sektor kecerdasan buatan (AI) dan industri energi bersih.
Prospek tarif impor AS turut mempengaruhi sentimen pasar.
>>> Kecelakaan Helikopter di Brasil Tewaskan Musisi Oliver Tree
Jefferies Financial Group Inc. pekan lalu menaikkan proyeksi harga tembaga. Namun, lembaga tersebut memperingatkan potensi volatilitas jangka pendek sebelum keputusan resmi Gedung Putih terkait pungutan tembaga dirilis.
Di London Metal Exchange (LME), harga tembaga tercatat naik 1,2% menjadi US$13.864 per ton pada pukul 10:07 pagi waktu Shanghai.
Tren positif ini diikuti aluminium yang menguat 0,3% dan seng yang naik 0,7%.
Sementara itu, harga aluminium melonjak hingga 13% akibat terganggunya jalur pasokan dan kerusakan fasilitas peleburan di kawasan Teluk Persia.
>>> EA Sports Rilis Kode Redeem FC Mobile 15 Juni 2026, Klaim Hadiah Gratis
Adapun harga timah menunjukkan pergerakan fluktuatif, namun kembali melonjak lebih dari 3% setelah sempat turun.