Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) meningkatkan kapasitas bandwidth internet sebesar 50 hingga 150 Mbps di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara.
Penambahan dilakukan pada Selasa (3/6/2026) melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI).
>>> Saham Chandra Asri Pacific Anjlok 13,95 Persen Akibat Aksi Jual Deras
Kapasitas tambahan dialokasikan ke 154 titik akses layanan menggunakan infrastruktur Satelit Republik Indonesia (Satria-1).
Pemerintah daerah bersama operator seluler swasta juga mengintensifkan koordinasi agar jaringan di fasilitas publik dan objek vital perbatasan tidak terputus.
Direktur Pengendalian Infrastruktur Digital Komdigi Indra Maulana menyatakan bahwa prioritas utama adalah menjaga kestabilan layanan bagi warga selama proses perbaikan fisik jaringan.
"Seluruh manuver operasional serta penggunaan peralatan bawah laut harus dilakukan secara sangat terukur.
>>> Perjuangan IVF 4 Artis Hollywood Hadapi Masalah Kesuburan
Kami harus berhati-hati untuk menjaga keamanan serta keandalan infrastruktur telekomunikasi eksisting di sekitar area kerja," ujar Indra.
Tantangan teknis di lokasi pemulihan kabel bawah laut cukup rumit karena perubahan cuaca dan arus laut yang dinamis.
Posisi area kerja yang berdekatan dengan jalur kabel aktif segmen Ondong Siau-Tahuna menuntut akurasi tinggi dari tim teknis.
Struktur geologis dasar laut yang dipenuhi batuan terjal ikut memperlambat proses pendeteksian kabel.
>>> Pemerintah Cairkan Gaji Ke-13 PPPK Mulai Juni 2026
Hambatan operasional ini memicu pergeseran target penyelesaian Ready For Service dari rencana awal 28 Mei hingga 2 Juni 2026 menjadi 6 Juni 2026.
Plt. Direktur Infrastruktur BAKTI Darien Aldiano menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas keterlambatan jadwal restorasi akibat kondisi alam.
"Meskipun menghadapi tantangan cuaca dan karakteristik dasar laut yang ekstrem, seluruh tim teknis dipastikan tetap berupaya maksimal di lapangan.
Pekerjaan terus dilaksanakan dengan mengedepankan aspek keselamatan dan keandalan jaringan agar layanan kembali normal secepatnya," kata Darien.
>>> Seres dan ByteDance Kolaborasi Luncurkan Merek Mobil Listrik Baru
Pemanfaatan jaringan Satria-1 menjadi tumpuan utama dalam menyediakan akses komunikasi yang stabil di wilayah terdepan Indonesia selama proses pemulihan infrastruktur.