⌂ Beranda News Pelanggan PAM Jaya Keluhkan Lonjakan Tagihan Air Tak Wajar

Pelanggan PAM Jaya Keluhkan Lonjakan Tagihan Air Tak Wajar

Pelanggan PAM Jaya Keluhkan Lonjakan Tagihan Air Tak Wajar
Ilustrasi tagihan air PAM Jaya yang melonjak
A A Ukuran Teks16px

Sejumlah pelanggan PAM Jaya mengeluhkan lonjakan tagihan air yang tidak wajar pada Mei 2026.

Keluhan ini ramai di media sosial Threads setelah salah satu pelanggan menunjukkan tagihan yang naik dari Rp 30 ribu menjadi Rp 760 ribu.

>>> Harga Emas Perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas 2 Juni 2026 Turun

Dalam unggahan tersebut, terlihat angka meter air melonjak dari 5 pada April 2026 menjadi 69 pada Mei 2026.

Pelanggan bersangkutan mengaku konsumsi air di rumahnya tetap normal.

>>> Seskab Teddy Luruskan Kritik Dino Patti Djalal soal Lawatan Prabowo

Keluhan serupa juga disampaikan oleh pelanggan lain yang mengalami kenaikan tagihan secara drastis. Mereka mempertanyakan keakuratan pencatatan meter dan kebijakan tarif.

Tanggapan PAM Jaya

Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin menegaskan tidak ada kenaikan tarif sejak akhir Desember 2024.

"Tidak ada kenaikan tarif kecuali akhir 2024 Desember," ujarnya pada Selasa (2/6/2026).

>>> Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61%, Lampaui Rata-rata ASEAN dan G20

Pihak manajemen menduga pembengkakan biaya disebabkan kebocoran instalasi pipa di dalam rumah pelanggan.

"Bisa jadi kebanyakan ada kebocoran internal rumah, karena kebanyakan setelah didatangi temuannya banyak kebocoran di rumah internal seperti pelampung atau pipa pecah dan lain-lain yang telat terdeteksi," jelas Arief.

>>> INET Resmi Ekspansi ke Perdagangan Besar Peralatan Telekomunikasi

PAM Jaya akan terus melakukan pemeriksaan lapangan untuk setiap keluhan yang masuk. Pelanggan diimbau untuk memeriksa instalasi pipa di rumah masing-masing.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru