⌂ Beranda News Jetour T1 iDM Siap Masuk Indonesia, Tantang Pasar SUV PHEV

Jetour T1 iDM Siap Masuk Indonesia, Tantang Pasar SUV PHEV

Jetour T1 iDM Siap Masuk Indonesia, Tantang Pasar SUV PHEV
Jetour T1 i-DM SUV plug-in hybrid tampak depan
A A Ukuran Teks16px

Pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia bersiap kedatangan lini produk baru. Produsen otomotif Jetour tengah mempersiapkan peluncuran Jetour T1 i-DM untuk memperkuat posisinya di pasar domestik.

Model ini hadir sebagai SUV berkarakter petualang yang mengusung teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Kendaraan ini memadukan performa mesin bensin turbo dengan efisiensi motor listrik.

>>> Peretas Manipulasi Meta AI untuk Ambil Alih Akun Instagram

Desain Boxy dan Tangguh

Jetour T1 i-DM menampilkan identitas visual berupa desain bodi kotak yang tegap. Garis-garis tegas mendominasi hampir seluruh area eksterior untuk memperkuat kesan maskulin.

Sektor wajah dilengkapi lampu LED modern serta daytime running light (DRL) horizontal.

Kesan tangguh dipertegas oleh kehadiran overfender hitam, roof rail, dan velg ukuran 19 inci dengan ban berprofil tebal.

Karakter desain model ini cenderung lebih kalem jika dibandingkan dengan Jetour T2 yang agresif. Pendekatan estetika tersebut bertujuan menjangkau konsumen yang menyukai SUV kokoh tanpa tampilan terlalu ekstrem.

Interior Minimalis dan Fitur Kabin

Masuk ke dalam kabin, interior mobil ini menerapkan konsep minimalis dengan tata letak dashboard yang sederhana.

Kesan futuristis langsung terlihat dari penyematan layar infotainment berukuran 15,6 inci di bagian tengah.

>>> Harga CPO Diproyeksikan Tembus US$1.500 per Ton pada Juni-Desember 2026

Kenyamanan pengemudi ditunjang oleh kursi elektrik yang dapat diatur ke enam arah, lengkap dengan fasilitas lumbar support. Fasilitas ini dirancang untuk mengurangi kelelahan saat perjalanan jauh.

Bagi penumpang di baris kedua, tersedia ventilasi AC mandiri, port pengisian daya USB-A serta USB-C, dan armrest.

Kehadiran panoramic sunroof turut memberikan efek ruang kabin yang terasa lebih lapang.

Spesifikasi Mesin dan Teknologi Hybrid

Sistem penggerak SUV ini mengandalkan teknologi Intelligence Dual Mode (i-DM). Mekanisme plug-in hybrid tersebut menggabungkan kerja mesin konvensional dan motor elektrik secara simultan.

Sistem mekanis ini didukung oleh roda penggerak depan atau Front Wheel Drive (FWD). Kendati demikian, Jetour juga menyediakan opsi penggerak All Wheel Drive (AWD) untuk pasar global.

>>> Ibu Hamil Usia di Atas 35 Tahun Rentan Alami Komplikasi

Kombinasi komponen penggerak tersebut menghasilkan performa yang kompetitif untuk bersaing di segmen SUV elektrifikasi berukuran menengah.

Mesin bensin 1.500 cc turbo menghasilkan output 136 PS dan torsi 220 Nm. Kombinasi sistem i-DM memberikan output total 201 PS dan torsi 310 Nm.

Kapasitas Baterai dan Durasi Pengisian Daya

Komponen penyimpanan daya pada Jetour T1 i-DM memanfaatkan baterai dengan kapasitas berkisar antara 26 hingga 27 kWh. Mobil dapat melaju murni menggunakan tenaga listrik hingga sejauh 100 kilometer.

Sistem pengisian daya baterai telah mendukung teknologi pengisian cepat atau fast charging. Kemampuan ini mempersingkat durasi tunggu pengguna saat melakukan pengisian ulang energi di stasiun pengisian.

Durasi pengisian daya baterai menggunakan pasokan listrik DC Fast Charging dari 30 persen hingga 80 persen membutuhkan waktu sekitar 27 menit.

Sementara untuk pengisian AC dari 10 persen hingga 100 persen memerlukan waktu sekitar 3 jam.

>>> Samsung One UI 9 Aktifkan Lockdown Mode Otomatis Saat Buka Menu Daya

Melalui integrasi efisiensi baterai dan mesin bensin, Jetour mengklaim total jarak tempuh kombinasi kendaraan ini mampu melewati angka 1.000 kilometer dalam kondisi optimal.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru