Chery merilis estimasi biaya energi untuk tiga model mobil listrik terbaru mereka, yaitu Chery Q, E5, dan J6T.
Langkah ini bertujuan membantu konsumen menghitung pengeluaran mobilitas harian secara lebih transparan.
>>> IHSG Diproyeksi Menguat Didorong Sentimen Positif Global dan Domestik
Simulasi menggunakan tarif listrik rumah tangga sebagai dasar perhitungan. Chery Q menjadi model paling efisien dengan estimasi biaya energi sekitar Rp181 per kilometer.
Untuk perjalanan harian sejauh 40 kilometer, biaya yang dibutuhkan hanya Rp7.240 per hari. Sementara untuk jarak 60 kilometer, pengeluaran mencapai Rp10.860 per hari.
Pada segmen lebih tinggi, Chery E5 mencatat estimasi biaya energi sekitar Rp205 per kilometer. Biaya harian untuk jarak 40-60 kilometer berkisar antara Rp8.200 hingga Rp12.300.
>>> Kenali 7 Karakter Ciri Orang Tidak Jujur Saat Berbicara
SUV listrik bergaya boxy Chery J6T membutuhkan biaya energi lebih besar, yaitu Rp11.360 hingga Rp17.040 per hari untuk jarak tempuh yang sama.
Perkiraan Biaya Bulanan
Jika dihitung berdasarkan penggunaan rata-rata 1.200 kilometer per bulan, Chery Q memiliki estimasi biaya energi sekitar Rp217.200 per bulan.
>>> Ekonom Chatib Basri Soroti Erosi Kelas Menengah Indonesia
Model E5 membutuhkan sekitar Rp246.000 per bulan, sedangkan J6T berada di kisaran Rp340.800 per bulan.
Budi Darmawan Jantania, perwakilan Chery, menyatakan bahwa kendaraan listrik harus memberikan nilai nyata bagi konsumen.
Efisiensi harus dapat dihitung, kenyamanan harus dirasakan, dan teknologi harus relevan dalam kehidupan sehari-hari.
>>> iFixit Bongkar Trump Mobile T1, Temukan Kemiripan dengan HTC U24 Pro
Melalui jajaran EV ini, Chery ingin membantu masyarakat mengambil keputusan mobilitas yang lebih cerdas dan efisien. Mereka juga ingin mendorong kesiapan menghadapi perubahan kebutuhan energi di masa depan.