⌂ Beranda News IPB University Tidak Sarankan Konsumsi Susu Mentah Akibat Risiko Bakteri

IPB University Tidak Sarankan Konsumsi Susu Mentah Akibat Risiko Bakteri

IPB University Tidak Sarankan Konsumsi Susu Mentah Akibat Risiko Bakteri
Ilustrasi susu mentah dengan bakteri patogen
A A Ukuran Teks16px

Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University, Prof Dr Epi Taufik, menyarankan masyarakat untuk tidak mengonsumsi susu mentah. Alasannya adalah risiko tinggi kontaminasi bakteri penyebab penyakit.

Peringatan ini muncul sebagai respons terhadap tren konsumsi susu mentah yang ramai dibahas di media sosial.

>>> Prabowo Dorong Transformasi Ekonomi Pancasila Berbasis Kerakyatan

Sebagian orang percaya susu mentah memiliki kandungan gizi lebih utuh dibanding susu pasteurisasi atau UHT.

Risiko Keamanan Pangan

Menurut Prof Epi, risiko keamanan pangan menjadi alasan utama penolakan susu mentah. Hal ini terutama mengingat kondisi produksi susu di Indonesia yang sebagian besar masih tradisional.

"Kalau susu mentah ya, khususnya di Indonesia saya tidak menyarankan. Karena risiko untuk terkontaminasi oleh bakterinya tinggi," ujarnya.

>>> Ofero Technology Luncurkan Dua Sepeda Listrik Baru di Semarang

Proses pemerahan di Indonesia masih banyak dilakukan secara manual menggunakan tangan dan ember. Hal ini memperbesar peluang masuknya bakteri patogen dan pembusuk.

Sebagai perbandingan, negara maju seperti Jerman menerapkan pengawasan ketat. Hanya dua peternakan diizinkan menjual susu mentah untuk diminum langsung di lokasi.

Perbandingan Gizi Susu Mentah dan Olahan

Prof Epi menegaskan bahwa kandungan gizi makro seperti protein, lemak, dan karbohidrat tidak berbeda nyata antara susu mentah dan susu olahan.

>>> Moonton Rilis Kode Redeem ML 1 Juni 2026 untuk Klaim Item Gratis

"Kalau kandungan komposisi gizi yang makro ya, protein, lemak, karbohidrat, menurut saya tidak berbeda nyata," katanya.

Meskipun pemanasan dapat mengurangi sedikit kadar vitamin, industri susu telah mengatur kombinasi suhu dan waktu secara presisi. Tujuannya menjaga kualitas nutrisi sekaligus membunuh kuman berbahaya.

Industri pengolahan juga sering melakukan fortifikasi atau penambahan zat gizi mikro. Ini membantu mencukupi kebutuhan nutrisi harian masyarakat luas.

>>> Istri Ardit Erwandha Alami Keguguran, Bagikan Kabar Duka di Instagram

"Kesimpulannya saya tidak menyarankan minum susu mentah karena tidak menjamin keamanannya. Kedua, kalau zat gizi, UHT tidak banyak perbedaan atau perubahan karena pemanasannya singkat," pungkas Prof Epi.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru