Akamai Technologies resmi mengakuisisi LayerX, penyedia solusi kontrol penggunaan AI berbasis browser dan teknologi Secure Enterprise Browser. Nilai transaksi mencapai USD205 juta atau sekitar Rp3 triliun.
Langkah ini bertujuan memperluas perlindungan keamanan langsung ke dalam browser, tempat sebagian besar aktivitas kerja perusahaan modern berlangsung.
>>> Cara Cek Dana PIP Mei 2026 Lewat HP via SIPINTAR, Ini Besarannya
Respons terhadap Tantangan Keamanan AI
Akuisisi ini menjadi respons Akamai terhadap tantangan krusial yang dihadapi pemimpin keamanan di tahun 2026, terutama pengendalian penggunaan AI generatif dan agen AI oleh tenaga kerja.
Teknologi LayerX mendukung berbagai browser populer tanpa mengharuskan perusahaan beralih ke browser khusus.
Dengan integrasi ini, tim keamanan mendapatkan visibilitas dan kontrol real-time terhadap interaksi sensitif seperti pengiriman prompt, unggahan file, dan penggunaan aplikasi SaaS.
>>> Cara Cek Status Penerima Bansos BPNT Tahap 2 2026 Rp600 Ribu via HP
Mani Sundaram, Executive Vice President dan General Manager Security Technology Group di Akamai, menjelaskan bahwa banyak pelanggan mengadopsi AI dengan cepat, namun alat keamanan tradisional sering gagal memantau informasi yang dibagikan ke model bahasa besar.
LayerX diharapkan menutup celah tersebut dengan menghadirkan lapisan kontrol pada titik interaksi pengguna, sehingga perusahaan dapat berinovasi tanpa mengorbankan keamanan.
>>> Kasus Ebola di Afrika Melonjak Tajam, WHO Tingkatkan Kewaspadaan
Sinergi teknologi LayerX dengan portofolio Zero Trust Akamai, seperti Zero Trust Network Access dan perlindungan runtime aplikasi AI, menciptakan solusi keamanan komprehensif dari tingkat pengguna hingga infrastruktur.
Or Eshed, CEO dan Co-Founder LayerX, menyatakan bahwa penggabungan teknologi mereka dengan platform edge Akamai yang terdistribusi akan memberikan fondasi kuat bagi perusahaan global untuk menerapkan AI secara aman.
Seluruh tim LayerX akan bergabung dengan organisasi Zero Trust Akamai, memperkuat posisi Tel Aviv sebagai pusat inovasi keamanan siber perusahaan.
>>> Gelombang Panas Landa Eropa Barat Laut, Permintaan Listrik di Prancis dan Spanyol Melonjak
Transaksi diperkirakan rampung pada kuartal ketiga 2026, dengan proyeksi kontribusi pendapatan berulang tahunan sekitar USD10 juta pada akhir tahun fiskal tersebut.